I AM RIDICULOUS

Ngerusuh di Dufan

Sabtu kemarin tanggal 3 Juni 2017 (ga kemarin-kemarin banget sih) kami dari tim Laskar Pelangi yang #DoyanJalan plus #DoyanMakan langsung cus kembali. Rencana ini muncul tiba-tiba karena si eneng Nia yang dari Bandung memberitahu promo pakai STNK motor sehingga tiket masuk menjadi 150,000 IDR. Akhirnya 2 pria tampan (saya salah satunya, tentunya, bersama Fandy) dan 4 wanita (Mega, Nia, Hellina, dan Stefanie) hadir ke sana.



Ini sudah bertahun-tahun saya tidak pernah ke Dufan dan ada beberapa wahana baru seperti Ice Age (ini baru bagi saya) dan tempat makan juga sudah bervariatif. Dulu tempat makan asyik hanya McD tapi sekarang sudah ada Shilin, Yoshinoya, Bakso Afung, kentang goreng, dan pilihan-pilihan lainnya. Wahana yang lama juga masih ada kecuali perang Bintang yang sepertinya sudah mau tutup karena kita hanya dikasih duduk dan melihat-lihat di dalam tanpa bisa menembak apapun (mana AC-nya ga dingin).

Dufan 38

Baiklah saya akan menyebut urutan permainan seingat saya. Masuk-masuk, belum sarapan dan sudah jam brunch, langsung diajak main Kora-Kora. Awalnya belagu mau duduk di belakang tapi karena tidak dikasih sama orangnya (depan masih kosong) jadi ya sudah duduk di depan dengan deal nanti boleh langsung main lagi. tapi apa daya entah karena umur atau belum sarapan, mabok euy pengen muntah walau uda teriak-teriak. Malah kaga jadi naik itu wahana lagi.

Setelah itu lanjut Bianglala dan pada saat antri ada kumpulan emak-emak dan anak-anak yang berisik sekali mana ngomongnya nyerempet-nyerempet ke Singlish (sebut saja emak dan anak Singlish). Setelah itu akhirnya makan langsung di Yoshinoya. Berhubung saya telat jadi saya bayarin anak-anak makan, berbuat amal di bulan yang penuh kebajikan nih ceritanya (bulan puasa). Terus kita masuk ke Ice Age dan kami melihat ada 1 wahana yang kata Hellina adalah mini Kora-Kora. Jadi kami memutuskan untuk naik. Tapi ternyata itu bukan mini Kora-Kora! Tapi lebih ke muter-muter di dalam kapal gonjang ganjeng dan dibuat mabok lagi. Haiyaaa.

Lanjut ke 1 permainan Ice Age lagi yang sebelumnya belum buka. Karena melihat antrian sudah dibuka, kami ikutan antri. Dan di sinilah kami bertemu emak dan anak Singlish kembali dimana mereka tidak mau mengantri dan karena ada mba atau suster keluarga mereka di paling depan, mereka langsung melompat sambil menggendong putra-putri mereka memotong antrian. Ini kenapa emak malah ajarin anak yang tidak benar? Kemudian berteriaklah para orang yang antri kepada kumpulan emak dan anak ini (ternyata Mega biang kerok yang meneriakinya). Si emak-emak ini malu bukan main (sayangnya saya lupa video, kalau divideo pasti viral neh) dan masih saja beralasan tadi dia sudah mau antri tapi belum buka. Beberapa kali diteriaki akhirnya mereka keluar dan hanya membiarkan anak mereka saja. Setelah itu keberadaan mereka tidak pernah diketemukan kembali. Mungkinkah mereka pulang karena menyadari kesalahan mereka?

Dufan 57

Lanjtu Bumper Car yeah main 2x dan Mega cedera di sana akibat benturan dahsyat dan semoga bukan dari saya benturannya haha. Terus abis dari ini ingatan saya mulai melemah. Yang pasti kita naik Hysteria, Niagara, Rumah Kaca, Rumah Miring, Gajah-Gajahan, Roller Coaster mini, Roller Coaster Jumbo, Perang Bintang, Ontang Anting (Hellina, Stefanie, dan Nia yang naik), 3x Arung Jeram (Mega mewek karena smartphone-nya dipakai untuk merekam), Istana Boneka, Bianglala lagi, dan Carousel.

Sayang Tornado sedang rusak dan ada 1 wahana rumah hantu yaitu Conjuring yang tidak buka. Mungkin karena bulan puasa jadi setannya masih pada dirantai jadi ga bisa nakutin. Kami juga tidak sempat naik Kicir-Kicir (ga tahu saya bakal mabok ga sekarang main itu). Kemudian saya dengar akan ada Teenage Mutant Ninja Turtles di Dufan pada tanggal 24 Juni 2017. Tapi tak apalah masih ada kesempatan lain lagi. Intinya mulai tua dan mulai ga kuat kalau digonjang ganjing, sepertinya haha. Semoga TMNT ga gonjang ganjing.

 

Baliknya ada Fantasy Night dimana lampu-lampu bertebaran dimana-mana, bagus buat foto apalagi kalau tahu angle bagus (dalam hal ini sampai jongkok mampus mendongak ke atas fotografer profesionalnya (tahu ‘kan siapa?). Lanjut makan di Bandar Djakarta dan akhirnya cus pulang. Lelah.

Be blessed!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s