Traveller

Pulang Diet Gara-gara Jajanan Kyoto & Hiroshima

Dan ini dia yang membuat saya membulat di Jepang. Kita berangkat ke Arashiyama, Kyoto, untuk mampir ke Bamboo Grove. Di sana ada Tenryuji Temple dan banyak Jinrikisha. Namun di sepanjang jalan banyak sekali jajanan-jajanan yang menggiurkan. Ada takoyaki, oyster (yang di sini agak amis), crab steak, octopus, dan masih banyak lagi.

Kemudian dari sana kita meluncur ke Fushimi untuk melihat sederetan pilar bewarna orens yang happening di Jepang. Di Fushimi banyak sekali patung rubah Naruto (fox) yang dipercaya sebagai para penjaga di sana. Pilar-pilar orens itu membentuk sebuah jejak menuju hutan gunung Inari yang suci. Pilar-pilar ini bernama “Senbon Torii” (ribuan gerbang torii) yang merupakan donasi dari orang-orang maupun perusahaan-perusahaan. Nama-nama dari mereka serta tanggal donasinya diukir pada bagian belakang setiap gerbang.

Di Fushimi banyak sekali jajanan dan semua serba bakar dan gorengan. Ada juga dessert tapi saya tidak tertarik. Saya makan yakitori (ayam, babi, dan sayur bakar), karagee, dan wagyuu (kurang enak). Makan jajanan ini sudah cukup rasanya daripada makan siang karena sudah membuat kenyang.

Malamnya kami ke Gion untuk melihat-lihat jalan yang katanya pusat turis. Ramai sekali dan saya akhirnya bisa membeli jaket untuk cuaca dingin. Kami sempat mencoba Pablo cheese cake. Kemudian kami berjalan sampai ke Ippudo untuk makan di sana. Hari itu adalah hari yang super melelahkan karena banyak jalan.

20180415_202118

Besoknya kami berangkat menuju Hiroshima yang merupakan destinasi yang jarang dikunjungi juga. Kami naik kapal fery ke pulau Miyajima. Di pulau ini ada banyak rusa yang uniknya bisa greet kita supaya diberikan makanan. Mereka mengangguk-angguk dengan sopan. Di Hiroshima ini juga banyak jajanan dan yang paling terkenal di sini adalah kerang atau oyster. Ada oyster curly bread dan banyak oyster bakar. Oyster di sini sangat fresh dan tidak amis, sangat berbeda dengan yang di Arashiyama.

Ada sebuah kuil yang terkenal di Miyajima Island yaitu Itsukushima Shrine. Gerbang ini dikenal sebagai gerbang yang mengapung karena berada di atas permukaan air. Ada juga kuil di atas bukit tapi kita tidak ke sana karena waktu yang terbatas. Di Hiroshima harus mencoba kue momiji. ada banyak rasa dan yang paling terkenalnya adalah kacang merah. Tapi saya, yang bukan penggemar kue, tidak terlalu menyukainya. Teman-teman saya yang lain pada suka.

Dari Miyajima Island, kami kembali ke kota Hiroshima dan meluncur ke Hiroshima Peace Memorial Park yang merupakan icon untuk mengingatkan apa yang perang tinggalkan. Ada bangunan seperti dome yang dibuat ulang seperti bekas dibom. Hiroshima dibom pada tahun 1945 yang turut membawa Indonesia menuju kemerdekaan. Tapi sejarah itu kayaknya mending di-google karena saya bukan ahli sejarah haha.

Buat kalian yang sudah rajin membaca, terima kasih. Sebenarnya semua cerita ada di video di bawah ini. Jadi ditonton juga ya. Yang pasti audio visual pasti lebih seru apalagi ada muka tampan saya haha.



Like, comment, and subscribe our channel for more good news.

“What’s your good news?”

Follow us on:
Instagram : http://www.instagram.com/tjungproductions.
Facebook Page : http://www.facebook.com/tjungproductions.

Be blessed!

Advertisements

2 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s