Believer

The Shack, A Must Watch Movie

The Shack adalah salah satu film yang sangat saya rekomen untuk ditonton. Film ini diangkat dari sebuah buku bestseller dengan judul yang sama yang ditulis oleh Paul Young.



Pengarang cerita ini pernah mengalami abuse pada masa kecilnya sama seperti Mackenzie, pemeran utana dalam film. Dari situ dia kehilangan figur Tuhan. Dia memiliki Tuhan yang salah. Dia menganggap Tuhan itu selalu diam saat ada kejahatan dan suka menghukum. Namun kehidupannya berubah ketika dia menyadari dan mengenali Tuhan yang sesungguhnya.


TUHAN ITU BAIK

Kalimat ini sudah seringkali kita dengar atau ucapkan, bahkan mungkin kita percaya sampai ke alam bawah sadar. Namun banyak yang suka menyalahkan Tuhan atas kejahatan atau ketidakadilan yang menimpa mereka.

Saat kita kehilangan orang yang kita sayangi baik dalam sebuah kejahatan atau bencana alam, kita bisa mempertanyakan kebaikan Tuhan. Saat kita mengalami sakit atau luka atau masalah, kita bisa mempertanyakan kebaikan Tuhan.

276bac8973f782a8c92b62bb8c7ab60b

Kita sering bertanya kalau Tuhan itu baik, kenapa ada kejahatan? Kenapa Dia membiarkan kejahatan merajalela di dunia ini?

Jawabannya adalah karena…

Kehendak Tuhan jarang terjadi di bumi ini.

Itulah sebabnya kita diajarkan Yesus untuk berdoa, “Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga.” Kehendak Tuhan jarang terpenuhi di bumi ini. Seperti yang Wisdom sampikan di film, kita mau hidup tanpa kesakitan di bumi ini tapi kehidupan seperti itu tidak akan pernah ada.

Selama kita hidup di dunia ini, setan bisa bekerja melalui manusia dan kabar buruknya manusia adalah mahkluk yang egois. Dari lahir manusia cuma bisa menangis minta makan dan lain-lain. Manusia secara alami adalah makhluk yang egois dan di saat manusia tidak mendapatkan keinginan sendiri maka mereka mulai saling menyakiti.

Dalam film Sarayu sempat mengatakan bahwa manusia suka berlaku seperti Tuhan dengan menentukan sendiri mana yang menurut mereka benar dan salah. Di saat penilaian mereka bentrok dengan penilaian yang lain maka timbullah perang. Manusia tidak seharusnya berusaha menjadi Tuhan.

Bencana alam yang terjadi juga bukanlah kehendak Tuhan. Memang di Alkitab ada beberapa contoh bencana alam yang disebabkan Tuhan tapi kita perlu tahu bahwa sebelum Tuhan melakukan itu, Dia melakukan 3 hal.

1. Tuhan memperingatkan. Saat kejadian air bah, Tuhan memperingatkan Nuh. Saat kekeringan di Israel, Tuhan memperingatkan Elia.

2. Tuhan memberi alasan. Karena dosa, maka Tuhan mendatangkan air bah. Karena ketipatuhan orang Israel, Tuhan menyebabkan kekeringan.

3. Tuhan menawarkan perlindungan. Tuhan menjanjikan perlindungan untuk orang-orang yang percaya pada-Nya.

godwithus_feature

Lalu dimanakah Tuhan pada saat kita mengalami tragedi atau kesakitan itu? Dia ada bersama kita dan Dia menangis bersama kita. Dia ikut terluka bersama kita. Di dalam film kita nelihat Bapa yang tangannya ikut berlubang bersama Yesus pada saat Yesus disalibkan. Memang terkesannya Bapa meninggalkan Yesus tapi nyatanya Bapa ada bersama Yesus dan merasakan sakit yang sama dengan Yesus. Hal itu juga berlalu untuk kita semua.


TUHAN MAU KITA BERBUAT BAIK

Sebelum Mackenzie kembali hidup, dia ditawarkan pilihan antara tinggal bersama Tuhan dan putrinya yang sudah di surga atau kembali ke bumi bersama istri dan kedua anak remajanya. Mackenzie memang lebih menyukai surga daripada harus bekerja dan berusaha menjadi orang baik di bumi. Bahkan dia mempertanyakan apakah kehadirannya di bumi itu penting.

Sarayu dengan cepat dan yakin memberitahu Mackenzie bahwa keberadaannya sangatlah penting. Yesus menambahkan bahwa setiap kita mengasihi dan berbuat baik, alam semesta berubah menjadi lebih baik.

Bukankah itu sesuatu yang besar? Kita berpikir untuk mengubah dunia menjadi lebih baik dan itu bisa dimulai dari kita dengan melakukan kasih dan kebaikan sekecil apapun itu.

2910-main-1024x915

Tuhan tidak suka keegoisan. Dia tidak mau kita hidup seorang diri saja. Kita dibentuk yntuk komunitas.

Setiap kita memegang peranan dalam hidup dan di saat kita berbuat baik, kita sedang menjadikan kehendak Tuhan di bumi ini.

Pertama kali Tuhan mengatakan bahwa sesuatu itu tidak baik adalah saat manusia seorang diri saja. Hidup dengan mementingkan diri sendiri itu tidaklah baik. Bahkan Bapa di surga pun memiliki Yesus dan Roh Kudus. Mereka adalah teladan ketidaksendirian.

Jika kita masih hidup dengan mementingkan diri sendiri, kita patut mempertanyakan apakah Tuhan ada di dalam kita.

Kenapa? Sama seperti Mackenzie di akhir film, temannya mengatakan ada perubahan yang sangat baik padanya. Mackenzie nejadi lebih mengasihi dan mudah mengampuni. Keluarga Mackenzie dipulihkan.

Apabila Tuhan yang begitu besar dan begitu penuh kasih serta kebaikan tinggal di dalam kita, maka kita akan mengalami perubahan yang signifikan. Kita akan menjadi lebih kasih dan baik. Kita lebih sabar. Kita lebih mudah mengampuni. Dan yang paling utama kita tidak menghakimi lagi.

dont-judge-judge-life-quotes-teen-quotes-favim-com-1703888

Momen dengan Wisdom adalah momen favorit saya dimana saya sangat disadarkan bahwa kita bukanlah hakim untuk orang lain. Sekahat apapun seseorang, kita belum tentu mengerti kesakitan atau kejahatan apa yang orang itu pernah alami. Hal tersulit Bapa adalah untuk memutuskan siapa yang masuk ke surga dan ke neraka. Seorang Bapa tidak akan pernah mau anaknya masuk ke neraka, sejahat apapun anaknya itu.

Mackenzie mengalami hal yang sama saat diharuskan memilih salah satu anak remajanya ke neraka. Dia memutuskan untuk mengorbankan dirinya menggantikan anaknya ke neraka. Itulah kasih yang sebenarnya dari Bapa kita di surga. Dia menggantikan kita menanggung dosa-dosa kita untuk menyelamatkan kita.

Jadi jangan pernah menghakimi orang lain lagi. Tuhan mau semua orang masuk ke surga. Di hadapan salib, harga diri semua manusia itu sama.

Sejahat apapun seseorang, bukanlah bagian kita untuk menilai mereka.


PADA AKHIRNYA, TUHANLAH PEMENANGNYA

Ini adalah spoiler terbaik. Jika kehidupan ini digambarkan seperti sebuah film atau buku, kita sudah tahu ending ceritanya. Pada akhirnya, Tuhan menang. Seburuk apapun keadaan atau tragedi yang kita alami, semuanya tidak akan bertahan lama karena di saat kita tetap percaya, beriman, dan berharap pada Tuhan; kita akan dibawa ke dalam kemenangan bersama dengan Tuhan.

spoiler-god-wins-15884738

Jadi jangan pernah menyerah dengan kehidupan. Kenalilah Tuhan yang baik. Berbuat baiklah sebanyak mungkin. Dan pada akhirnya, Tuhan dan kita akan menang.

God is good an he is involved.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s