Messenger

Proaktif VS Reaktif

Salah satu kunci keberhasilan adalah menjadi proaktif, bukan reaktif.

Proaktif adalah suatu posisi dimana kita melihat, menata masa depan dari sekarang, dan menentukan langkah konkret saat ini.

Proaktif mampu memetakan apa yang harus disikapi dan dilakukan dari sekarang. Seseorang yang proaktif bekerja hanya di dalam lingkaran pengaruh. Mereka menjadi sinar, bukan hakim. Mereka menjadi panutan, bukan pengkritik. Mereka menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah.


Bagaimana dengan reaktif?

Reaktif adalah suatu kondisi dimana kita menyerah dan hanya menyikapi dari kondisi lingkungan yang ada, menanggapi dari lingkungan, menjawab fenomena yang ada.

maxresdefault

Pada suatu kondisi, seseorang yang reaktif hanya berusaha mematikan apu dari percikan di sana, di sana lagi, dan di sana yang lain. Mereka tidak mampu mengantisipasi secara konkret saat ini.

Proaktif memberi. Reaktif menerima.


Jangan mendukung dan berargumen untuk kelemahan orang lain. Akui kesalahan dan ambil pelajaran, perbaiki. Jangan menuding atau menyalahkan. Perbaiki hal-hal di bawah kendali kita. Benahi dan berusaha untuk menjadi.

Masalah yang ada bukan “di luar sana”. Pemikiran itulah masalahnya.

Ubah cara berpikir kita dan jadilah proaktif. Kita bertanggung jawab atas efektifitas kita sendiri, atas kebahagiaan kita sendiri, atas sebagian besar keadaan kita.

Be blessed!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s