Messenger

Terlampau Bodoh

Seorang anak sambil menangis meninggalkan sekolahnya sambil menggenggam selembar kertas yang diititipkan gurunya untuk diberikan kepada orang tuanya. Di atas kertas itu tertulis, “Karena anakmu terlampau bodoh dan tak mampu memahami pelajaran serta menghambat kemajuan proses pelajaran sekolah, dan demi rasa tanggung jawab kami terhadap murid-murid yang lain, maka kami sangat mengharapkan agar anak ini secara terhormat dapat menarik diri sendiri dari sekolah.”

Setelah membaca nota tersebut, ibunya tak mampu menahan sedih. Air matanya mengalir deras. Ia sama sekali tidak percaya kalau anaknya itu terlampau bodoh dan tak mampu memahami pelajaran sekolah. Ia lalu memutuskan, “Kalau guru tidak mengajarnya, aku akan menjadi guru bagi anakku sendiri.”

profil-Thomas-Alva-Edison-1

Tahukan Anda apa yang terjadi pada diri anak yang terlampau bodoh itu beberapa tahun kemudian? Pada saat kematiannya, anak itu mendapat penghargaan amat besar oleh seluruh penduduk Amerika. Pada tanggal 13 Oktober 1931 malam hari jam 9.55 menit, seluruh Amerika memadamkan semua lampu listrik untuk mengenang jasa seorang penemu besar, Thomas Alva Edison, seorang yang dianggap bodoh namun telah merubah arah perkembangan dunia. Kemajuan telekomunikasi modern juga kembali bermuara pada jasanya. Thomas tidak menyerah pada penilaian orang lain yang merendahkan dirinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s