Traveller

Ramalan BEST FORTUNE di Asakusa, Tepatkah?!

Meninjau kembali beberapa hari yang lalu pada saat berada di Asakusa, saya iseng-iseng mengaduk-aduk kaleng berisi stik dengan nomor tertera pada stiknya. Saya membuka laci dengan nomor itu dan mengeluarkan kertas berisi ramalan saya. Isinya dalah berikut ini.

You will meet good luck by chance just like getting a gem from the rocks while you are digging.

Even if you are righteous and have a chance to be successful, nothing can be achieved unless you work hard.

*Your wishes will be realized. *The patient will get well. *The lost article will be found. *The person you are waiting for will come. *Building a new house and removal are both good. *It is good to make a trip. *Both marriage and employment are good.

BEST FORTUNE! Wow, saya aminkan saja. Jadi saya bawa pulang ramalan ini. Jika ramalannya jelek maka harus diikat dan ditinggalkan di sana. Percaya tidak percaya, good fortune ini sudah saya alami 2 hari sebelumnya saat berada di Universal Studios dan akan saya alami 2 hari sesudahnya.


2 HARI SEBELUMNYA

Saya dan teman-teman pergi ke Universal Studios Japan dan menaiki hamnpir semua wahana di sana. Di sana saya tidak terlalu banyak mengambil foto, padahal banyak tempat-tempat foto yang bagus. Saya sempat berfoto di Harry Potter tapi di sana sangat ramai dan setiap mau foto pasti selalu ada orang yang lalu lalang. Jadinya tidak ada hasil foto yang bagus.

Menjelang petang, teman-teman saya sudah pada lelah. Namun tidak bagi saya si jiwa bolang petualang yang masih belum nyobain roller coaster. Saya pun pergi sendirian dan saat bermain roller coaster saya melihat kastil di bagian Harry Potter dengan lampunya menyala-nyala. Saya pun menyadari bahwa di bulan Januari ini ada momen khusus di malam hari ada lighting performance di kastil Harry Potter.

Sebagian besar teman saya memutuskan untuk pulang, hanya sisa tiga orang termasuk saya. Mereka juga sudah lelah dan saya mengajak mereka ke Harry Potter namun mereka tidak mau. Saya pun, sekali lagi pergi ke sana. Dalam perjalanan saya menemukan para petugas meng-escort orang-orang keluar dari bagian Harry Potter.

Dalam pikiran saya sepertinya lighting show sudah berakhir dan bagian Harry Potter sudah ditutup. Tapi ada beberapa orang yang masih menyelinap ke dalam sana. Jadi saya nekad ikut masuk ke sana. Saya berjalan ke kastilnya dan tahu apa yang terjadi?

Lighting shownya dimulai tepat saat saya sampai di sana dan ini adalah show yang paling tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup saya. Kastilnya sekana bersartu dengan proyektor lampu yang bermain-main mengikuti cerita sekolah-sekolah lain yang berkunjung ke Hogwart diikuti dengan pesta dansa. Nantikan videonya di YouTube Tjung Productions.

Bukan hanya tepat menyaksikan show ini, setelah itu saya ingin berfoto dengan kastil yang masih terlihat indah. Karena saya sendiri tentunya tidak ada orang yang bisa memfoto saya, tapi kebenaran sekali ada salah satu petugas perempuan yang bisa saya minta tolong. Perempuan itu begitu bersemangat untuk memfoto saya sampai menanyakan apakah bagus dan mau diulangi sekali lagi (padahal tidak bisa bahasa inggris). Berikut penampakan foto saya yang diambil oleh dia.

lrg_dsc08218

Saat jalan kembali saya menemukan bahwa hampir semua orang sudah tidak ada di sana dan saya bisa dikatakan sendirian. Bermodalkan pede aja dan tahan malu, saya berfoto ria di sana menggunakan timer dan remote camera dari smartphone saya. Ini adalah foto malam di Harry Potter dan tidak ada orang sama sekali. Wow, right?


2 HARI SESUDAHNYA

Saya dan teman-teman sudah berada di Tokyo dan saya sudah mengincar sepatu Adidas Japan Exclusive ini.

3c03c33d-745c-4013-870a-dc417d068938.jpg

 

Saya sampai di salah satu outlet Adidas di Ginza dan sudah bernia tmembelinya. Tapi saat saya pakai, rasanya tidak nyaman sehingga saya tidak jadi membelinya. Lagipula harganya 26,000 yen sekitar 3,8 juta. Wow!

Saat sedang jalan-jalan, teman saya mau mencari tas merek Visvim yang ada di dalam sebuah mall. Kami mencarinya cukup lama dan agak nyasar sampai malas rasanyta. Saat sampai di sana ternyata tasnya hanya ada 1. Tapi yang saya temukan adalah sepatu Adidas yang sama dengan harga diskon menjadi 16,800. Apakah ini jodoh?

Saya pun akhirnya memutuskan untuk membelinya. Bahkan karyawannya sampai mengajari saya membuat simpul tali sepatu khusus untuk sepatu itu. Saat saya mau membayar, saya iseng bertanya apakah ada sepatu Bathing Ape Adidas karena sulit menemukan sepatu itu.

Karyawan itu bilang hanya tinggal 1 dan menunjukkannya. Saya mencobanya dan saya suka. Ukurannya pas dengan ukuran saya dan itu adalah satu-satunya dengan harga yang murah. Saya membeli sepatu itu, jadinya, by the way, haha.


Best fortune-kah ini? Well, I would call it favor. Ini adalah kemurahan Tuhan menaruh saya di tempat yang tepat pada waktu yang tepat dengan orang yang tepat.

Be blessed!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s