Believer

Jonas Rivanno & Asmirandah, Pasangan yang Melayani Bersama

Baru saja saya menonton kembali video saat Jonas Rivanno dan Asmirandah saat melayani di gereja saya. Pagi itu saya diminta untuk mendampingi mereka karena orang-orang yang biasa menemani pembicara sedang berhalangan. Dari mereka parkir mobil sampai duduk di bangku depan dan selesai ibadah, saya harus mendampingi mereka.

Jonas menyaksikan bagaimana banyak orang Kristen jaman sekarang yang tidak hidup sungguh-sungguh. Dia membandingkan dengan nabi Elia pada jamannya yang berani menantang para nabi Baal. Sebagai orang Kristen kita suka tidak punya prinsip. Kita hanya ingin hidup senyamannya kita. Kita memilih apa yang mau kita lakukan dari Alkitab. Tapi orang Kristen yang sungguh-sungguh melakukan kebenaran.

Kita suka melihat masalah kita daripada berkat kita. Padahal setiap nafas kita adalah berkat dari Tuhan. Kita suka memfokuskan diri kita pada masalah sehingga kita lupa dengan apa yang mau Tuhan kerjakan dalam diri kita.

Jika mau menonton lebih detil tentang apa yang Jonas dan Asmirandah bagikan, monggo langsung nonton video ini.



Saya sempat mengobrol sebentar dengan Jonas dan dia memang orang yang bersemangat melayani Tuhan. Dengan gelar evangelisnya, dia siap melayani di tengah-tengah kesibukan kerjanya (dia harus segera syuting saat selesai ibadah tapi tetap menunggu sampai ibadah selesai dan sempat ramah tamah dengan jemaat yang tentunya ajak foto).

Yang tidak saya percaya ternyata umur Jonas sama dengan saya, kelahiran 1987. Memang cara kerja Tuhan berbeda-beda dalam tiap orang. Jonas dipakai dengan caranya sendiri di dunia entertainment dan sekarang juga dalam pelayanan. Kemampuannya untuk bersaksi, bernyanyi, serta berkotbah patut dikagumi. Tidak jarang dia menyentil dengan candaannya yang membuat suasana menjadi menyenangkan.

Asmirandah sendiri adalah wanita yang lembut, benar-benar lembut. Cara bicaranya sangat anggun dan suaranya sangat indah. Jonas dan Asmirandah terlihat sangat serasi dan sudah lama mereka belum memiliki momongan, jadi bantu doa ya. Amin!

Membangun sebuah keluarga itu seharusnya sama dengan membangun mezbah Tuhan. Kita sedang membangun sebuah keluarga yang takut akan Tuhan, yang mau melayani bersama, dan yang tidak takut dan gentar terhadap apa yang orang lain katakan atau pikirkan.

Tahukah kita bahwa tujuan kita menikah adalah supaya kita semakin kuat bersama-sama menggenapi tujuan Tuhan dalam hidup kita masing-masing. Sepasang suami istri sudah semestinya saling menguatkan dan mendukung tujuan Tuhan dalam hidup pasangannya. Itulah sebabnya berdua lebih baik dari sendiri apabila memutuskan untuk menikah.

Banyak pernikahan yang pada akhirnya malah menjauhkan pasangan dari tujuan Tuhan karena mereka malah dibebankan dengan kebutuhan keluarga serta banyak beban-beban dalam mahligai (benar tidak itu katanya?) rumah tangga.

Rencana Tuhan jauh lebih besar dari rencana orang lain dan sudah pasti lebih baik. Jadi bawa keluarga kita untuk fokus terhadap rencana-Nya.

Be blessed!

Advertisements

2 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s