Perlakukan Orang Seperti Ponsel


Masih membahas tentang era digital, jika kita melihat jaman sekarang semua mata lebih tertarik dengan ponsel mereka daripada dengan orang-orang yang ada di depan mereka.

Memang dengan digital, kita bisa berhubungan dengan semua orang di penjuru dunia. Kita bisa update apa yang terjadi di dunia. Tapi kita terlalu sibuk dengan dunia sampai kita lupa dengan siapa yang berada di dekat kita.

best-christian-pastures-motivators-doug-fields-dym-mariners-church

Doug Fields memberikan quote yang sangat bangus perihal layar digital ini.

We can connect to the entire world while our entire world is right in front of us.

Kita bisa terhubung dengan seluruh dunia sementara seluruh dunia itu berada di depan kita. Benar sekali. Kita menganggap apa yang kita temukan di layar digital kita adalah segalanya, tapi tidak begitu. Keluargalah yang berarti. teman-teman yang berada di dekat kitalah yang berarti. Orang-orang yang sedang duduk di depan kitalah yang berarti.

Pada saat kita mengalami masalah, orang-orang di dunia maya hanya sekedar memberikan komen. Tapi orang-orang yang akan datang menjenguk kita adalah mereka yang dekat dengan kita. Merekalah dunia kita yang sebenarnya.

local_08_temp-1338879963-4fcdafdb-620x348-1

Kenapa kita tidak mulai perlakukan orang-orang terdekat kita seperti ponsel kita?

Kita menyentuh ponsel kita setiap saat, tapi keluarga terdekat kita jarang kita cium atau peluk atau sentuh. Kita menghabiskan uang untuk ponsel kita supaya megalami upgrade, tapi kita terlalu perhitungan dengan uang untuk membuat hubungan kita bertumbuh. Kita membawa ponsel kita ke tempat-tempat pribadi, tapi kita membangun tembok terhadap orang-orang terdekat kita. Kita rela datang ke tempat service untuk membenarkan ponsel kita, tapi untuk datang membesuk teman saja kita banyak alasan.

Ketika kita memberikan perhatian kepada seseorang, itu berarti orang tersebut berarti untuk kita.

Itulah faktanya. Ketika kita memberikan perhatian yang fokus saat berada di depan seseorang, kita menghargai orang tersebut. Kita sedang mengatakan bahwa orang itu layak mendapatkan waktu kita yang tidak akan pernah kembali, hidup kita.

Perlakukan orang seperti kita memperlakukan ponsel kita. Maka hubungan kita akan bertumbuh dengan sangat baik.

Be blessed!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s