Apakah Hidup Kita Terlalu Rumit?


Hidup saya sudah sangat sibu. Saya tidak punya waktu lagi buat beristirahat. Saya tidak punya waktu untuk keluarga. Saya tidak punya waktu untuk liburan. Saya tidak punya waktu untuk berolahraga. Seandainya saya punya waktu lebih dari 24 jam dalam sehari.

Oh ya? Sesibuk itukah hidup kita?

Di dunia ini tidak ada yang namanya orang sibuk, yang ada hanyalah orang yang tidak bisa menentukan prioritas.

Jika kita memikirkan dalam 10 tahun ke depan, apakah hal-hal sibuk yang sibuk kita lakukan akan membuat kita bahagia dan menjadi berarti?

Apakah dengan bergosip atau berpesta ria akan memberikan kualitas hidup dalam 10 tahun mendatang? Apakah dengan mabuk-mabukan, merokok, dan menggunakan narkoba akan mendatangkan kebahagiaan dalam 10 tahun mendatang? Apakah dengan menonton TV akan mendekatkan kita kepada tujuan kita di 10 tahun mendatang? Apakah dengan bekerja keras sampai melupakan waktu untuk istirahat atau menjalin hubungan dengan keluarga dan teman-teman sepadan dengan penyakit yang berdatangan dan hubungan yang tidak baik dalam 10 tahun mendatang?

Kita harus belajar menguasai waktu kita dari sekarang. Apakah kita sedang benar-benar menghidup kehidupan kita saat ini?

Salah satu hal paling tragis yang dapat terjadi pada kita adalah ketika kita menunda untuk benar-benar hidup.


PERMUDAH HIDUP

Untuk bisa mengatur waktu, kita perlu mempermudah hidup kita. Jangan malah memperumit dan banyak alasan. Buatlah perencanaan atas hidup kita.

Tuliskan apa saja yang kita kerjakan selama 1 minggu ini, sespesifik mungkin. Dan berikan nilai kepada list itu mana yang akan berarti dalam 10 tahun ke depan, mana yang akan membawa kebahagiaan kepada kita dan orang-orang terdekat kita.

Di sinilah kita mulai membuat sesuatu terjadi dan pintu-pintu kesempatan akan terbuka untuk kita.

Ini seperti memisahkan daging merah dari lemaknya. Saat kita menghabiskan waktu dan tenaga serta pikiran kita dengan fokus pada dagingnya, kita akan tidak punya waktu untuk menghabiskan waktu kita dengan lemak.

Gagal untuk merencanakan adalah merencanakan untuk gagal.

Arahkan semua waktu kita pada aktivitas yang berarti. Jangan hanya menaruh meeting dan menjawab telepon serta menyelesaikan tugas kantor dalam jadwal kalender kita. Masukkan juga family time, pergi jalan-jalan, berolahraga, menikmati alam, dan hal-hal yang pastinya membuat kehidupan kita menjadi lebih baik.


KATAKAN TIDAK

Ketika kita bekerja mungkin sering ada panggilan masuk untuk membicarakan hal yang sebenarnya bisa kita delegasikan atau tidak perlu kita jawab karena akan memakan waktu. Mungkin ada orang-orang yang begitu menyita waktu kita sehingga kita tidak bisa menjadi produktif dan bahagia.

Dalam keadaan seperti ini, kita harus berani mengatakan tidak. Kita tidak perlu menyenangkan semua orang. Ironis sekali orang-orang akan menghargai kita ketika kita menghargai waktu mereka. Padahal waktu kita sangat berharga dan merekalah yang seharusnya menghargai waktu kita.

Jangan habiskan waktu kita untuk mereka yang tidak menghargai waktu kita.

Ketika saya sudah memberi perhatian yang banyak kepada seseorang atau sekelompok orang tapi mereka tidak mau menghargai perhatian yang saya berikan dimana perhatian itu sama dengan waktu dan kehidupan saya, maka saya tidak akan ambil pusing lagi untuk mengurus mereka. Waktu sayaberharga dan sebaiknya saya berikan kepada mereka yang menghargainya.

Sadis ga sih? Tapi itulah yang saya rasakan.

Ketika kita sering menolak mereka atau tidak mengatakan apa-apa, maka mereka akan berhenti mengajak kita. Hargai mereka yang menghargai kita.

Jadi kalau saya sudah mengajak untuk membangun hubungan tapi tidak ada respon atau timbal balik yang baik, maka jangan mengharapkan saya untuk terus mengajak.

Intinya adalah katakan ya kepada sesuatu yang pantas mendapatkan perhatian kita dan katakan tidak jika sebaliknya.

Ketika kita merencanakan hari-hari dan mengambil waktu untuk memastikan bahwa kita sudah seimbang dalam pemakaian waktu tersebut, kita bukan hanya akan menjadi jauh lebih produktif tapi juga jauh lebih bahagia.

Be blessed!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s