Rutinitas Saya Saat Karantina


Jujur di awal-awal karantina, saya sempat menjadi sangat tidak produktif. Tidur pagi dan bangun sangat siang. Kemudian seharian bisa tiduran di kasur tanpa mengerjakan apa-apa. Tapi untungnya saya memutuskan untuk mengubah kebiasaan buruk ini. Saya berkomitmen untuk fokus terhadap satu kebiasaan baik yang akhirnya membawa kepada kebiasaan-kebiasaan baiknya.

Saya masih berjuang dengan rutinitas ini. Doakan saya agar berhasil melakukannya dalam 21 hari karena sebuah kebiasaan biasanya akan terbentuk jika kita melakukannya terus menerus selama 21 hari. Baiklah langsung saja, berikut rutinitas saya dalam 1 hari ketika karantina.


1. BANGUN JAM 6.30 PAGI

Saya memilih untuk bangun pagi karena di pagi hari saya merasa lebih segar dan lebih bersemangat.

Bangun pagi bukanlah sesuatu yang mudah bagi saya karena biasanya saya tidak tidur sampai jam 2 pagi kalau sedang di rumah aja. Saya bisa mengecek media sosial, nonton YouTube, dan Netflix. Biasanya saat bangun sehabis bergadang, badan akan terasa sangat lemas dan mengantuk terus. Saya bisa bangun jam 10 siang sebelumnya dan sangat tidak bersemangat untuk melakukan apa-apa. Pada akhirnya hanya tiduran dan nonton atau main hp.

Ini sangatlah tidak produktif. Makanya saya memutuskan untuk membiasakan diri untuk bangun jam 6.30 pagi.

Untuk bisa bangun pagi tentunya butuh pengorbanan dan disiplin yang tinggi. Jam 10 malam saya sudah tidak melihat hp atau nonton TV (walau masih bandel sedikit). Jam 10 malam saya bisa berolahraga ringan, beres-beres, mandi, baca buku, dan sebelum jam 11 malam harus sudah tiduran di kasur.

Supaya bisa tetap disiplin, saya selalu mengingatkan diri saya bahwa semua ada di pikiran kita.

Bisa atau tidak bisa tergantung bagaimana cara berpikir. Alasan bisa saja kita buat tapi itu tidak akan mendatangkan keahlian atau produktivitas.

Ketika saya malas untuk bangun pun, saya akan membayangkan diri saya dengan tubuh yang lebih sehat dan fit. Saya membayangkan diri saya sebagai pribadi yang bersemangat dan berhasil.


2. LARI PAGI

Setelah berdoa, menyikat gigi dan mengganti baju, aktivitas pertama yang saya lakukan di pagi hari adalah merapikan tempat tidur. Walaupun hal kecil, tapi merapikan tempat tidur memberikan kita rasa kemenangan terhadap hari ini. Dengan melakukan ini, kita bisa merasakan kemenangan kecil bahwa ada satu pekerjaan yang bisa kita selesaikan.

Sekarang saatnya saya untuk lari pagi. Ini adalah resolusi saya dari dulu, untuk bisa berolahraga di luar rumah pada pagi hari. Kenapa di pagi hari? Karena di saat seperti inilah ada ketenangan. Tidak ada gangguan dari hp kita atau kendaraan-kendaraan serta aktivitas banyak orang. Selain itu kita bisa melihat langit biru dan hijaunya pepohonan sambil menikmati udara pagi yang segar.

Bumi kita sedang pulih. Polusi berkurang. Ini adalah saat yang sangat tepat untuk bisa menikmati bumi kita. Semoga hal ini tetap bertahan, ya. Pada saat seperti ini juga saya merasa lebih dekat dengan Pencipta saya. Sambil memutar lagu-lagu dengan pesan positif, mood kita akan semakin baik.


3. MENULIS JURNAL

Kurang lebih 40 menit saya lari pagi dan sambil beristirahat di alam, saya memilih untuk membuat jurnal. Saya pilih tempat yang tenang dan nyaman untuk bisa melakukannya. Kadang-kadang saya menulisnya setelah sampai di rumah.

Momen seperti ini adalah salah satu momen yang akan menjadi sejarah kehidupan manusia dan dengan menulis jurnal, saya memiliki warisan yang saya bisa bagikan pada diri saya dan generasi selanjutnya.

Dalam jurnal biasanya saya akan menulis apa saja yang saya kerjakan selama ini. Saya juga melihat kembali visi dan tujuan-tujuan saya ke depan. Saya menulisnya dan membayangkan kehidupan saya di masa depan. Apa yang akan menjadi pribadi dan karakter saya hari ini? Tubuh seperti apa yang saya idamkan? Kehidupan seperti apa yang saya inginkan?

Saya memilih menulis karena saya adalah tipe orang kinetik dan visual. Saya perlu menulis dan melihat. Kalau kalian bukan tipe seperti saya, kalian bisa cari cara yang paling sesuai dengan kalian. Selain kinetik dan visual, ada juga tipe audio yang belajar lebih banyak dengan mendengar. Tipe seperti itu mungkin bisa merekam jurnal mereka dengan suara sehingga bisa didengarkan kembali.


4. OLAHRAGA

Dalam masa PSBB ini, tidak ada tempat gym yang buka. Mau ga mau saya harus latihan di rumah. Kalau kalian sudah nonton video saya sebelumnya tentang Resistant Band, kalian pasti tahu bagaimana saya merasa bosan dan jenuh dengan peralatan yang seadanya. Untuk latihan ini, saya harus menjadi kreatif. Saya banyak nonton video-video di internet untuk menambah wawasan saya tentang latihan di rumah.

Selain menonton bisa juga latihan bareng dengan video itu. Banyak influencer yang memberikan tips-tips gratis, bahkan ada tempat-tempat gym besar yang menyediakan video kelas-kelas gratis yang biasanya dilakukan di tempat gym. Jadi tidak ada alasan untuk tidak latihan.

Untuk berolahraga tentunya juga lebih baik jika kita mencari tempat yang nyaman. Kebetulan di rumah saya ada teras seperti ini jadi bisa melihat pemandangan biru dan hijau. Kalau sedang hujan, saya bisa latihan di dalam kamar. Tidak ada alasan.

Jika saya terlalu lelah untuk berolahraga di pagi hari, biasanya saya akan olahraga di sore hari. Jangan lupa sarapan habis olahraga. Hari ini saya sarapan udang wijen legendaris dan sari kacang kedelai.

Sambil promosi sedikit, ini adalah menu tahunan keluarga saya saat Imlek yang legendaris. Resep langsung dari papa saya dan rasanya benar-benar gurih nikmat. Harganya 50,000 IDR. Sedangkan sari kedelai selalu dibuat setiap pagi tanpa pengawet dan pemanis buatan jadi alami dan sehat banget. harganya 12,000 IDR. Mau pesan langsung kontak saya di Instagram ya. Sudah kenyang dan saatnya mandi!


5. KERJA

Pengalaman saya selama di rumah aja ini adalah malas tingkat tinggi untuk bekerja. Memang untuk pesanan online sangat berkurang jadi lebih santai. Tapi bukan berarti tidak ada yang bisa kita kerjakan ‘kan? Justru di saat seperti ini kita bis alebih memfokuskan diri kepada passion kita. Apa sih hal yang benar-benar kita suka lakukan? Kalau kalian suka menulis, buatlah sebanyak mungkin artikel yang tadinya kalian tidak pernah punya waktu untuk menulisnya.

Saya, sebagai seorang pembuat konten, lebih memiliki banyak waktu untuk brainstorming idea. Kadang-kadang saya mengambil foto-foto di rumah untuk dipost di Instagram atau di Blog saya. Saya juga membuat script untuk syuting YouTube walaupun saat ini masih kecil kemungkinannya syuting bersama teman-teman yang lain. Tapi ide itu selalu datang darimana-mana.

Saya yang tadinya tidak kepikiran ide untuk membuat konten saat di rumah, tiba-tiba bisa membuat sesuatu yang baru seperti vlog ini atau kalau kalian lihat video-video saya sebelumnya. Selalu saja ada yang bisa kita kerjakan. Yang penting kita tetap fokus pada tujuan dan passion kita.

Kuncinya adalah tetap ikuti jadwal kerja kita. Jam 10 siang biasanya saya sudah siap di depan meja kerja dan laptop saya dengan jurnal saya. Saya akan menyaring ide-ide yang saya catat untuk bisa saya kembangkan kembali menjadi sebuah konten. Tidak lupa juga saya mengatur waktu setiap 45 menit untuk istirahat 5 menit. Cara kerja 45 dan istirahat 5 menit ini sangat berpengaruh pada saya supaya tidak bosan dan stuck.

Di saat seperti ini juga baik untuk bisa menjalin hubungan dengan customer atau klien kita. Cari tempat yang nyaman tanpa gangguan. Gangguan terbesar saya adalah kasur dan TV. Jadi sebisa mungkin saya bekerja di tempat tanpa kedua itu. Jangan lupakan musik juga ya untuk menaikkan mood kita.

Jika memang tidak ada pekerjaan lagi yang bisa kita lakukan, kembangkan diri kita.

Latihlah diri kita. Kita bisa belajar dari banyak media. Yang saya suka adalah dari buku, Podcast, YouTube, atau Google. Kita bisa belajar edit video, edit foto, belajar memasak, atau apapun itu. Saya bahkan bisa belajar main piano dari YouTube. Investasi terbaik adalah investasi terhadap diri sendiri, bukan begitu?

Latihlah diri kita. Kita bisa belajar dari banyak media. Yang saya suka adalah dari buku, Podcast, YouTube, atau Google. Kita bisa belajar edit video, edit foto, belajar memasak, atau apapun itu. Saya bahkan bisa belajar main piano dari YouTube.

Investasi terbaik adalah investasi terhadap diri sendiri.


6. FAMILY TIME

Jangan lupakan keluarga kita. Ketika kita memiliki banyak waktu di rumah, sering-seringlah berinteraksi di rumah. Sejak di rumah aja, saya dan keluarga selalu menghabiskan waktu bersama untuk makan malam. Setelah makan malam pun masih ada waktu untuk nonton bersama atau bermain bersama.

Sekitar jam 7-an setelah keluarga koko saya pulang, saya biasanya akan bermain piano. Selain menenangkan, juga bisa menambah kreativitas saya.


7. REFLEKSI

Kembali ke kamar, inilah saatnya untuk refleksi diri kita. Siapakan jurnal. Berikan garis lurus di tengah halaman. Sebelah kiri tulislah apa-apa saja yang sudah dikerjakan hari ini. Di sebelah kanan adalah refleksi diri. Ketika saya menulis dan melihatnya, saya akan meninjau kembali apakah yang saya kerjakan sudah produktif? Apakah saya masih mudah teralihkan? Apakah saya lebih banyak tiduran di kasur daripada duduk di depan komputer?

Ketika kita melakukan refleksi, kita menyadari apa saja kekurangan kita. Tuliskan peningkatan-peningkatan apa saja yang harus mulai kita lakukan besok di sebelah kanan.


8. HADIAH

Setelah melakukan refleksi, berikan diri kita waktu untuk beristirahat sambil menikmati drakor pelakor kesayangan kita yang bikin kesel (sayangnya saya ga suka serial itu haha!). Ini dinamakan hadiah. Setelah melakukan refleksi, berikan nilai apakah kita sudah produktif. Jika sudah, kita layak mendapatkan hadiah.

Hadiah itu bisa berupa camilan ringan di malam hari atau menonton TV. Saya sendiri bisa berolahraga sambil menonton TV. Tapi saya harus pastikan kalau sudah setengah 10 maka saya harus siap mematikan TV.


Itu dia delapan kegiatan saya untuk menghabiskan waktu selama di rumah aja. Kita semua bisa berkarya. Kita semua bisa menjadi produktif. Dalam kondisi sekarang justru adalah saatnya untuk membentuk kebiasaan baik dan kembali berinvestasi terhadap diri kita dan orang-orang terdekat kita.

Nonton video saya ya tentang blog ini.



Be blessed!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s