Lakukan Personal Branding Yang Kuat Dengan 5 Dasar Ini


Aloha, beberapa hari ini saya terus belajar tentang personal brand baik dari YouTube maupun buku. Sangat menguras waktu, memang, dan cukup menarik. Buat kalian yang belum tahu apa itu personal brand, itu adalah sebuah hubungan dengan kita sebagai individu. Hubungan ini tentunya terpisah dengan pekerjaan atau perusahaan kita, tapi lebih kepada keunikan dan keaslian (otentik) kita.

Proses personal branding sendiri memerlukan reputasi yang terus dibangun sampai kita dikenali. Banyak perusahaan besar yang memiliki orang dengan personal branding yang kuat untuk misi mereka. Sebut saja Apple yang memiliki Steve Jobs, Tesla memiliki Elon Musk, dan Virgin memiliki Richard Branson.

Orang-orang tidak melakukan bisnis dengan perusahaan-perusahaan. Mereka melakukan bisnis dengan orang-orang yang mereka suka. Kita harus memiliki hubungan berdasarkan kepercayaan dan koneksi yang saling menguntungkan.

Di jaman sekarang ini sangatlah berbeda dengan dulu. Dulu kita harus mendaftarkan diri kita ke sebuah agen atau membayar pada iklan di televisi supaya kita atau produk kita bisa dikenal. Sekarang kita bisa melakukannya sendiri dengan media sosial yang kita punya baik itu Instagram, Twitter, Faceboo, TikTok, ataupun YouTube.

Semua orang bisa melakukannya asalkan mereka mau berusaha ekstra. Namun kita perlu tahu dasar-dasar apa saja yang harus kita miliki agar pilar personal branding kita kuat.


1. ALASAN

Dasar paling pertama yang harus diperhatikan adalah alasan kenapa kita melakukan persona branding. Alasan ini seharusnya bukanlah alasan yang egois. Bukan karena kita mau terkenal atau balas dendam atau mau membuat banyak orang iri atau mau menunjukkan kekuasaan kita.

Alasan yang harus dimiliki seharusnya karena kita ingin memberikan nilai-nilai kepada yang lain. Kita mau membantu orang lain dengan apa yang kita miliki. Seorang influencer baru dikatakan berhasil ketika dia bisa menambahkan nilai dalam hidup orang lain. Orang lain pun akan tertarik kepadanya ketika mereka tahu bahwa kita melakukannya dengan tulus.

Semakin banyak nilai-nilai positif yang diberi, semakin banyak pula pengaruh yang didapat.


2. OTENTISITAS

Yes, kita haru smenjadi diri kita apa adanya. Ketika membuat review, lakukan dengan jujur. Pada akhirnya, masyarakat akan tahu apakah kita sedang berbohong atau tidak dan mereka tidak suka dibodohi atau dimanfaatkan.

Orang-ornag suka ketika kita menunjukkan keaslian kita. Mereka lebih mudah memaafkan kita juga apabila kita melakukan kesalahan karena kita menunjukkan sisi kemanusiaan kita.

Cari tahu apa yang baik dari diri kita yang bisa diperlihatkan. Semakin otentik kita, semakin banyak orang yang mau menghargai kita.

Temukan apa passion kita. Apa yang paling kita suka lakukan. Kenapa begitu? Karena passion yang akan membuat kita tetap bertahan. Akan datang saatnya ketika kita mau menyerah dan berhenti, tapi passionlah yang membuat kita terus bergerak. Passion yang membuat kita terus bertumbuh dan mau melakukannya walaupun kita gagal.

Passion adalah generator cadangan saat semua sumber energi kita habis. Passion menjaga kita tetap berbahagia.


3. KOMITMEN

Tidak ada yang instan di dunia ini kecuali mie instan dan nasi instan dan masih banyak lagi sebenarnya yang instan ternyata, ups. Tapi untuk melakukan personal branding, perlu proses. Jangan menjadi tidak sabar dengan prosesnya.

Tetap kerjakan bagian kita dan terus tingkatkan diri kita. Suatu saat akan ada momen ‘AHA’ dimana brand kita dikenal dan terobosan demi terobosan terjadi.


4. TINDAKAN

Kita memang perlu bersabar tapi bukan berarti kita diam saja dan tidak melakukan apa-apa. Lakukan networking, buat konten, bantu orang lain, tawarkan bantuan gratis jika perlu untuk portfolio dan networking, dan lakukan itu secara rutin.

Tidak ada waktu untuk bersantai ria saat kita mau memulainya.

Banyak orang yang membuat rencana dan rencana tapi pada akhirnya mereka hanya main game atau nonton serial TV. Mereka menunda dan menunda. Kemalasan tidak akan mendatangkan keahlian. Jangan merasa diri kita tidak mampu juga karena banyak orang yang kelihatannya tidak bisa tapi malah menjadi pencetak sejarah. Satu hal lagi, jangan tunggu keadaan menjadi sempurna untuk melakukannya. Tapi lakukan saja dari sekarang.

Jangan tunggu sampai ada 3 tulisan yang sangat menggetarkan hati dan jiwa untuk membuat sebuah blog. Tulis saja dari sekarang. Kalau kalian lihat tulisan saya paling pertama di blog ini, pasti sangat berantakan. Tapi itu tidak menghalangi saya untuk terus mengembangkan kemampuan menulis saya (padahal saya sangat perfeksionis dan sering banget edit-edit tulisan lama).

Jika kita punya banyak waktu, kunci jam kerja kita. Jika kita ada tanggung jawab pekerjaan lain, lakukan personal branding 3-4 jam setelah kita bekerja. Tapi jangan sampai melupakan Tuhan dan keluarga kita. Tanpa mereka, percuma saja kita mau seberhasil apapun jua, betul?

Kita harus menentukan bagaimana kita akan menghabiskan waktu kita.

Lakukan sesuatu! Buatlah konten setiap hari. Kembangkan bisnis setiap hari. Bertemulah dengan 2 atau 3 orang setiap hari (tidak saat PSBB ini tentunya) yang dapat membuat kita lebih bersemangat dan bisa belajar banyak sehingga kita lebih dekat dengan tujuan-tujuan kita. Kolaborasilah. Jangan lupa istirahat karena kesehatan itu penting keles.


5. RESEARCH

Cari tahu apa yang sedang trending. Kenali audience kita, apa yang mereka sedang perbincangkan. Sedang ada berita kontroversi apa saat ini? Kenali kompetisi kita. Lihat yang kira-kira akan naik sebentar lagi apa dan gunakan itu sebagai konten kita sebelum yang lain membuatnya.

Jangan anggap remeh hal-hal yang baru. Dari radio ke TV, dari internet ke media sosial, dari Friendster ke Facebook ke Twitter ke Instagram ke YouTube ke Twitter lagi dan berputa-putar terus sampai muncul TikTok; ini semua adalah hal-hal baru yang bis amenjadi platform kita untuk melakukan personal branding. Banyak orang-orang yang masih mendiskusikan apakah marketing di Instagram lebih baik daripada Facebook. 5 tahun kemudian mereka sudah ketinggalan jauh dengan yang lain.

Jadi lakukan research. Terus belajar dan kenali pasar kita. Apa yang membuat mereka berhasil tapi saya tidak? Apa yang perlu kita tingkatkan? Apa yang perlu kita perbaiki?


Dengan memiliki kelima dasar ini, semoga kita memilik personal branding yang kuat. Kalau kalian sudah dikenal, jangan lupakan saya ya. Kita bisa collab dan bagi-bagi ilmu loh!

Be blessed!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s