Pengeluaran Kita Tak Terkendali?


Pernah mendengar istilah rat race?

rat race is an endless, self-defeating, or pointless pursuit. 

Rat race ini juga sering dialami kita yang sedang berjuang dalam finansial. Kita berlari setiap bulan berjuang untuk mendapatkan uang yang tidak pernah cukup. Kenapa saya baru mendapat gaji tapi baru beberapa hari sudah habis semua? Setiap bulan kenapa saya selalu berkekurangan?

Tidak bisa mengendalikan pengeluaran kita adalah sesuatu yang tidak bijak. Kita tidak pernah tahu kapan kita membutuhkan uang secara mendadak. Jika kita tidak memiliki simpanan dan tidak bisa mengelola keuangan kita dengan baik maka kita akan terjebak dalam sebuat rat race.

Lantas bagaimana supaya kita bisa lepas dari pengeluaran yang tidak terkendali ini? Ada 4 tips yang bisa kita aplikasikan ke dalam hidup finansial kita.


1. BUDGETING

Bukan hanya perusahaan yang membutuhkan budgeting, tapi kehidupan pribadi kita juga. Budgeting berarti kita membuat rencana untuk dipakai buat apa saja uang kita. Pertama-tama catatlah kemana saja biasa kita mengeluarkan uang kita. Kemudian kelompokkan itu. Apakah pengeluaran itu masuk ke kebutuhan pokok atau sekunder atau hanya pelengkap saja?

Utamakan budgeting untuk hal-hal yang terpenting lebih dahulu. Kebutuhan makanan dan tempat tinggal sudah pasti menjadi nomor satu. Kuota mungkin bisa menjadi kebutuhan utama juga terutama untuk kita yang bekerja dalam bidang digital dan membutuhkan internet (bukan untuk nonton ya).

Dari budgeting ini kita juga bisa sadar bahwa selama ini kita menghabiskan uang untuk yang penting atau tidak. Kita bisa memangkas pengeluaran itu dan menggantikannya sebagai tabungan. Kita juga bisa melihat di bagian mana kita bisa melakukan penghematan. Mungkin selama ini kita menggunakan perawatan kulit yang sebenarnya tidak perlu semahal itu.

Belilah barang-barang yang memberikan value. Jangan hanya membeli sesuai keinginan, tapi beli sesuai kebutuhan. Saya menyarankan kita semua menonton film doccumentary ‘Minimalism’ dimana orang-orang memutuskan untuk tidak bergantung pada barang-barang. Mereka tinggal di tempat kecil seadanya dengan barang-barang seperlunya saja.

Hiduplah berkecukupan, bahkan di saat kita berkelimpahan.

Melakukan budgeting berarti juga mencatat setiap pengeluaran kita. Dengan mencatat, kita bisa evaluasi setiap harinya kemana saja uang kita terbang. Banyak aplikasi hp untuk kita bisa melakukan budgeting. Salah satunya adalah Money Lover yang saya gunakan. Kita bisa juga membuat batasan pengeluaran kita sehingga kita bisa tahu bahwa pengeluaran kita sudah mau melebih batas.


2. DETOX MEDIA SOSIAL

Seberapa banyak dari kita yang akhirnya ikutan membeli makanan atau produk yang dipakai teman atau influencer yang ada di media sosial? Media sosial itu adalah surganya iklan. Semua bisa mempromosikan produk atau jasa mereka di sana dengan berbagai cara.

Jika kita terus-terusan berada di media sosial, lama kelamaan pasti kita akan tergiur melihat iklan-iklan tersebut. Jika kita mengaku tahan godaan, percayalah lama kelamaan kita pasti akan penasaran. Apalagi jika semakin banyak orang mempromosikan hal yang sama.

Berita baiknya kita bisa mengatur waktu pada gawai kita untuk batasan waktu bermain di media sosial. Saya tadinya memasang 2 jam di Instagram sebagai batasan saya. Tapi sekarang saya memasang 1 jam untuk semua media sosial di hp. Jika sudah mau mencapai 1 jam maka akan ada peringatan. Kita memang bisa membukanya kembali tapi akan ada pemberitahuan bahwa kita sudah menghabiskan batasan waktu di media sosial. Ini adalah salah satu cara saya untuk tidak tergoda menggunakan media sosial terlalu lama.


3. BAYAR CASH

Memang ini terkesan kuno, apalagi sekarang lagi pandemi Corona dimana orang-orang pasti pada parno. Tapi jujur saja, saat saya membayar cashless, saya tidak merasa terlalu sayang dengan uang saya. Sebaliknya jika membayar dengan cash yang cukup banyak, kita memegang bentuk fisik dan akan lebih merasa kehilangan (seperti kehilangan orang yang kita suka ahay!).

Jika memang sulit apalagi di saat pandemi seperti ini, kita bisa mengisi sebagian saja pada alat pembayaran cashless kita. Kembali lagi ke budgeting, berapa banyak yang mau kita pakai dalam sebulan untuk belanja dengan cashless ini? Kalau bisa taruh lebih sedikit dari yang kita sudah rencanakan. Jika sudah habis kita gunakan dalam bulan itu, ya sudah jangan diisi lagi. Cukup sampai di sana.


4. PENGHASILAN TAMBAHAN

Kita ‘kan kerja dari Senin ke Jumat, bagaimana bisa dapat penghasilan tambahan? Banyak cingcong kau! Berjualan online-lah. Manfaatkan weekend dengan pekerjaan sampingan. Kita bisa menjual barang-barang yang sudah tidak terpakai. Kita bisa melakukan dropship produk-produk orang lain. Kita bisa membuat makanan dan menjualnya. Kita bisa melakukan freelance entah itu fotografer, videografer, EO, WO, dan cari tahu lainnya.

Dari penghasilan tambahan ini, kita bisa menabung dan menginvestasikannya. Bukan berarti dengan ada tambahan, maka kita bisa lebih berbelanja ya. Putar pendapatan ini untuk mendapatkan pendapatan lain. Kita bisa mulai stok barang yang ingin dijual atau tabung untuk membeli properti juga.


Jika kita tidak bijak menggunakan uang, maka kita akan menjadi hamba uang. Uanglah yang menjadi bos kita. Kelola finansial kita dari saat ini. Lakukan budgeting dan berinvestasilah.

Be blessed!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s