Jangan Bersyukur Untuk Segala Hal


Pernah membaca atau mendengar kalimat di atas? Lebih tepatnya mengucap syukurlah dalam segala hal. Saya ingin menjelaskan sedikit tentang perbedaan antara ‘mengucap syukur dalam segala hal’ dengan ‘mengucap syukur untuk segala hal’.

Banyak hal tidak baik terjadi kepada kita. Bahkan banyak kejadian buruk terjadi di dunia ini. Ada kejahatan, ada penyakit, ada kematian, ada perang, dan masih banyak lagi. Kita tidak harus bersyukur untuk semua itu. Seorang anak yang dianiaya hingga meninggal bukanlah sesuatu untuk disyukuri. Perang yang membunuh banyak orang bukanlah sesuatu untuk disyukuri. Kanker yang memakan tubuh kita dari dalam bukanlah sesuatu untuk disyukuri. Kita adalah orang yang gila juga kita bersyukur untuk semua itu.

Tapi mengucap syukurlah dalam segala hal, bahkan di saat keadaan tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Mungkin kecelakaan bisa menimpa anggota keluarga kita. Mungkin ketidakadilan terjadi kepada kita. Mungkin kita menderita penyakit. Di dalam semua itu, kita bisa mengucap syukur.

Bersyukur untuk apa? Bersyukurlah karena Tuhan sanggup mengubahkan keadaan menjadi lebih baik. Di balik semua itu, ada rancangan Tuhan yang indah. Beryukurlah karena Tuhan ada bersama kita. Bersyukurlah karena Tuhan ikut bersedih dan menghibur kita. Bersyukurlah karena dalam keadaan itu, kita masih punya pengharapan.

Banyak hal yang bisa kita syukuri ketika kita berada dalam situasi yang tidak enak. Bersyukur untuk keselamatan. Bersyukur karena keadaan ini hanyalah sementara. Bersyukur karena ada surga menanti kita. Bersyukur karena karakter kita sedang dibentuk. Bersyukur karena Tuhan ingin mendewasakan kita. Dan masih banyak lagi yang bisa kita syukuri jika kita berusaha melihat dari perspektif Tuhan.

Mungkin kita tidak mengerti kenapa initerjadi kepada kita. Kenapa Tuhan membiarkan ini terjadi. Tapi kita akan menemukannya suatu saat nanti, jika tidak di dunia berarti di surga nanti ketika kita berhadapan langsung dengan Tuhan dan bisa menanyakannya sendiri.

Perbedaan dari kita, orang percaya, dengan yang tidak percaya adalah kita memiliki iman dan pengharapan di dalam Tuhan. Kita tahu dan percaya bahwa Tuhan akan mengubah keadaan dan air mata yang mengalir akan Dia gantikan dengan permata yang indah. Jadi, tetaplah bersyukur dalam segala hal.

Be blessed!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s