Lingkaran Kendali


Tidak semua hal bisa kita kendalikan, namanya juga manusia keles. Berusaha mengendalikan hal yang tidak bisa kita kendalikan hanya akan membuat kita stress dan depresi. Kita malah menyalahkan semua yang bisa kita salahkan. Sebut saja Tuhan, pasangan, orang tua, teman, atasan, rekan kerja, dan manusia lainnya yang bisa disalahkan. Mungkin anjing piaraan tidak karena lucuuu.

Berusaha mengendalikan yang tidak bisa dikendalikan hanya akan mendatangkan ketidakbahagiaan. Kita mau orang lain memperlakukan kita seperti ini. Kita mau pandemi ini cepat berakhir. Kita mau pemerintah menghentikan PSBB. Ketika itu tidak terjadi, maka kebahagiaan kita akan diambil.

Apa saja sih yang berada di luar lingkaran kendali kita?


1. ALAM

Kita bukanlah Storm di X-Men yang bisa mengendalikan cuaca. Jika hujan ya hujan. Jika panas, ya panas. Itu berarti kita juga tidak bisa mengendalikan fenomena alam baik itu bencana alam maupun pandemi seperti saat ini.

Yang bisa kita kendalikan adalah bagaimana menjaga dunia yang kita tinggali bersama.

Apa yang sudah kita lakukan untuk alam ini? Tindakan kecil seperti membuang sampah pada tempatnya atau menghemat listrik pun sangat membawa dampak untuk dunia kita.

Banyak orang mengatakan bahwa pandemi terjadi untuk kembali menyeimbangkan alam yang sudah terlalu lama dirusak oleh manusia. Alam kita butuh keseimbangan karena kita, sebagai penghuninya, tidak bertanggung jawab atasnya dengan baik. Pandemi ini bisa jadi pengingat kita untuk saling peduli dengan kebersihan dan kepentingan bersama.


2. WAKTU

Setiap manusia tidak bisa menambah atau mengurangi waktu yang mereka miliki. Hidup kita terbatas di masa sekarang. Kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Mau ada yang kita ubah? Ubahlah di saat ini. Jika berbuat salah terhadap orang lain di masa lalu, perbaikilah di masa sekarang daripada hanya menyesalinya.

Banyak hal yang saya sendiri sesalkan di masa lalu. Kenapa tidak melakukan ini sejak dulu? Kenapa saya suka menunda-nunda dan masih banyak lagi? Kenapa saya tidak menghabiskan waktu untuk keluarga di masa lalu? Tapi semua itu tidak bisa kita kendalikan lagi, bukan?

Yang bisa kita kendalikan adalah masa sekarang dan masa depan.

Oleh karena itu pergunakan waktu yang ada sebijak mungkin. Apa yang menjadi prioritas kita, kerjakan itu. Luangkan waktu untuk hal-hal yang penting.

Beberapa berbicara kepada kita pada saat mereka memiliki waktu luang. Beberapa meluangkan waktu mereka untuk berbicara kepada kita.

Menunggu waktu luang sama saja dengan menunggu tahun kambing, teman-teman. Make time!


3. ORANG LAIN

Kita tidak bisa mengendalikan bagaimana perasaan, pikiran, perkataan serta tindakan orang lain. Mungkin beberapa dari kita mengalami tindakan yang tidak adil dari orang lain. Mungkin kita berusaha mengubah pasangan kita. Itu adalah hal yang mustahil. Kita tidak akan pernah bisa mengendalikan orang lain. Kita sendiri juga tidak mau dikendalikan, bukan?

Yang bisa kendalikan adalah bagaimana kita memperlakukan mereka.

Apakah di saat mereka memperlakukan kita dengan tidak adil, kita juga akan memperlakukan mereka dengan hal yang sama? Ujung-ujungnya hanya ada saling menyakiti.

Kita bisa mengendalikan apa yang kita pikirkan, rasakan, perkatakan, dan lakukan. Kita bisa mulai menyayangi diri kita bahkan di saat orang lain mengatakan mereka tidak menyayangi kita. Apapun yang orang lain perbuat terhadap kita, kita punya pilihan bagaimana meresponinya.

Hurt people hurt people.

Orang yang tersakiti menyakiti orang. Ketika kita membalsa kejahatan dengan kejahatan, itu adalah bukti bahwa kita adalah orang yang tersakiti. Begitu juga dengan mereka yang menyakiti kita. Mereka juga adalah orang-orang yang tersakiti. Kita harus berada di atas level mereka, teman-teman. Lihatlah dari perspektif lain. Jangan menghakimi. Pandanglah mereka dengan kasih.


Dengan mengenali lingkaran kendali, maka kita tidak akan merasa stress dan depresi dengan kehidupan ini. Meskipun saat ini pandemi masih belum tahu waktunya sampai kapan, kita bisa mengendalikan bagaimana kita menghabiskan waktu sampai semua kembali normal.

Kita bangun hubungan dengan orang-orang terdekat kita, khususnya. Kita bisa menghabiskan waktu membuat ide bisnis baru. Kita berpikir kreatif agar pekerjaan dan usaha kita tetap berjalan. Kita mendekatkan diri dengan Tuhan.

Yang bisa kita kendalikan adalah pikiran kita, pendapat kita, perlakuan kita terhadap orang lain, perasaan kita, perkataan kita, dan tindakan kita. Fokus kepada itu dan lakukan yang terbaik dengan bagian kita maka kita akan tetap berbahagia.

Be blessed!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s