Pentingnya Tidur 7-8 Jam


Tahu tidak bahwa 2/3 orang dewasa dari negara yang berkembang ternyata gagal mendapatkan tidur malam 8 jam yang direkomendasikan? apakah kita salah satunya? Well, saya sendiri sekarang membiasakan diri tidur minimal 7 jam dan biasanya akan bangun ototmatis setelah 7 jam.

Tidak mendapatkan kualitas tidur yang cukup ternyata membawa banyak konsekuensi seperti Alzheimer, gangguan gula darah (pre-diabetic), penyumbatan pembuluh darah, penyakit penafasan, stroke, dan gagal jantung. Itu baru fisik, belum lagi pada pikiran dimana kita bisa depresi, cemas, dan bahkan bunuh diri. Selain itu kurang tidur juga akan menelan konsentrasi hormon yang membuat kita kenyang sehingga kita tidak puas setelah makan dan mau makan lagi.

Kemarin saya menanyakan ini di Instagram, apakah kita adalah orang yang mengikuti perkataan ini, “I’ll sleep when I’m dead.” Saya akan tidur setelah saya meninggal. Tentunya ini bukan yang diaminkan, tapi lebih kepada perumpamaan dimana kita sibuk melakukan sesuatu sampai tidak ada waktu untuk tidur. Bagi kalian yang menganut pemikiran seperti ini, kalian akan meninggal lebih cepat dan kualitas hidup kalian pasti akan memburuk. Ini dijamin, ga perlu diaminkan lagi.

Sebaliknya jika kita mendapatkan kualitas tidur yang baik dan cukup maka akan membawakan banyak manfaat. Di antaranya adalah peningkatan kemampuan untuk belajar, mengingat, dan membuat pilihan dan keputusan yang logis. Imun tubuh kita juga menguat sehingga tidak mudah sakit dan terinfeksi. Nafsu makan juga terjaga sehingga membantu mengendalikan berat badan karena kita memakan sesuatu tidak secara impulsif.

Ini saya alami di saat saya benar-benar sudah mulai menjaga kualitas tidur saya. Saya tidur jam 10 atau 11 malam selama 7 jam (lagi mau ditingkatkan jadi 8 jam). Awal-awal memang capek dan lemas, tapi setelah terbiasa saya menemukan bahwa tubuh saya menjadi lebih fit. Saya tidak mudah mengantuk. Tanpa kafeinpun, saya tetap segar dan semangat dalam berproduktivitas. Lucunya sekarang saat cepat kenyang dan tidak mudah lapar mata (dulu sih parah banget). Saya makan seadanya dan bisa mengambil keputusan untuk berhenti jika sudah cukup makannya.

Bagaimana dengan yang lain? Sudah tidur 7 sampai dengan 8 jam? Jika belum, hati-hati karena konsekuensi sedang menunggu. Mungkin tidak sekarang tapi kalian semakin dekat. Jika bermanfaat jangan lupa like dan subscribe Blog saya ya. Tag me on Instagram juga biar saya tahu dan jadi lebih semangat untuk menulis lagi.

Be blessed!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s