Ketika Rencana Kita Tidak Sesuai Rencana Tuhan


Tuhan mengetes manusia. Dia mengetes kita agar kita tahu dan semakin percaya bahwa Dialah Tuhan yang hidup.

Oleh sebab itu kamu tidak lagi melihat perkara-perkara yang menipu dan mengucapkan tenungan-tenungan bohong; Aku akan melepaskan umat-Ku dari tanganmu dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN. | Yehezkiel 13:23

Namun seringkali sulit untuk mempercayai Tuhan di saat keadaan tidak baik, apalagi di saat pandemi seperti ini. Lebih banyak hal buruk terjadi daripada yang baik. Banyak rencana kita yang tidak berjalan sesuai yang diinginkan.

Apa yang mesti kita lakukan di saat rencana kita tidak sesuai dengan rencana Tuhan? Bagaimana kita bisa pulih dari kekecewaan tersebut?

Sumber : Unsplash

Di sini ada 7 prinsip untuk melewati masa-masa yang sulit.


1. SELALU PILIH IMAN DARIPADA KETAKUTAN

Jangan panik, berdoalah. Jangan khawatir, menyembahlah.

Ketakutan tidak pernah membantu. Bahkan rata-rata semua ketakutan kita itu tidak pernah terjadi. Kekhawatiran tidak pernah menyelesaikan masalah.

Di dalam Alkitab, perintah yang paling sering diulangi Tuhan adalah “JANGAN TAKUT!”. Perintah ini ada sebanyak 365 kali yang berarti setiap hari dalam 1 tahun.

Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. | 2 Timotius 1:7

Kekuasaan dan kedahsyatan ada pada Dia, yang menyelenggarakan damai di tempat-Nya yang tinggi. | Ayub 25:2


2. SELALU PERCAYA TUHAN MEMEGANG KENDALI

Tuhan masih memegang kendali. Percayalah kepada-Nya walaupun segalanya terlihat di luar kendali. Kita punya pilihan tapi pilihan kita terbatas. Kita mungkin mau menjadi seorang penyanyi Opera tapi jika kita tidak diciptakan untuk itu, kita tidak akan pernah bisa menjadi itu. Pilihan kita terbatas.

Oleh karena itu tetap kerjakan bagian yang bisa kita kendalikan. Kita bisa tetap bekerja. Kita bisa tetap mengasihi. Kita bisa tetap menghargai orang lain. Kita bisa tetap berkarya. Apapun bagian kita, kerjakan itu.

Sebab bukan dari timur atau dari barat dan bukan dari padang gurun datangnya peninggian itu, tetapi Allah adalah Hakim: direndahkan-Nya yang satu dan ditinggikan-Nya yang lain. | Mazmur 75:6-7

Tuhanlah yang menaikkan dan menurunkan. Dia yang memberikan promosi. Dia menurunkan yang satu dan menaikkan yang lain. Jadi percayalah kepada Tuhan. Dia yang tahu kita 100% karena Dialah pencipta kita. Dia tahu yang terbaik untuk kita.


3. BERSABAR, INI BUKANLAH AKHIR CERITA

Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi. | Yakobus 5:7

Petani menunggu dengan sabar, seringkali mereka menunggu selama 4 musim yang berbeda. Kita akan melewati musim kehidupan dan tetaplah bersabar. Akhir cerita kita selalu baik bersama dengan Tuhan. Kita tidak akan bisa melongkapi 1 musim tertentu. Kita mungkin akan melewati musim kehilangan, musim kesendirian, tapi di saat tetap bertahan kita akan sampai kepada musim penuaian dan keberhasilan.

Sumber : Unsplash

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. | 2 Korintus 4:18

Inilah yang dinamakan iman. Sama seperti petani yang mungkin tidak melihat hasilnya terlebih dahulu, mereka fokus kepada yang tidak kelihatan. Mereka percaya ada akar yang sedang terbentuk di dalam tanah dan akan ada pertumbuhan serta penuaian menanti mereka.

Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya. | Amsal 14:15

Jangan cepat melompat pada sebuah kesimpulan yang impulsif.

Bersabarlah. Mungkin semua orang bisa mengatakan bahwa Tuhan tidak ada, tapi jika itu bukanlah sebuah kebenaran, maka jangan dengarkan perkataan itu. Perhatikan langkah kita.


5. CARILAH PELAJARAN UNTUK DIPELAJARI

Terkadang Tuhan membiarkan kita melewati masa-masa sulit untuk mengajar kita. Mungkin ada dosa dan konsekuensi yang harus diterima. Mungkin kita harus belajar lebih percaya dan dekat kepada Tuhan. Mungkin kita harus belajar lebih mengasihi diri sendiri, orang lain, atau dunia kita.

Siapakah yang menyerahkan Yakub untuk dirampas, dan Israel kepada penjarah? Bukankah itu TUHAN? Sebab kepada-Nya kita telah berdosa, dan orang tidak mau mengikuti jalan yang telah ditunjuk-Nya, dan kepada pengajaran-Nya orang tidak mau mendengar. Maka Ia telah menumpahkan kepadanya kepanasan amarah-Nya dan peperangan yang hebat, yang menghanguskan dia dari sekeliling, tetapi ia tidak menginsafinya, dan yang membakar dia, tetapi ia tidak memperhatikannya. | Yesaya 42: 24-25

Perhatikan apa yang mau Tuhan ajarkan kepada kita. Bagaimanapun, Tuhan mau kita menjadi lebih baik. Dia selalu membawa kebaikan kepada kita di balik sesuatu yang tidak baik.


6. EMPATI TERHADAP ORANG LAIN

Tetaplah mengasihi orang lain di saat-saat yang sulit. Inilah yang Tuhan mau kita lakukan. Sesulit apapun kondisi kita, kita harus tetap empati terhadap orang lain. Yesus pun melakukannya ketika Dia berada di atas kayu salib, Dia tetap berdoa kepada orang-orang yang menyiksanya. Dia meminta ampun untuk mereka.

Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. | Roma 15:2

Tetap mengasihi dan dengarkan derita mereka.

Tuhan seringkali memakai kita sebagai kepanjangan tangan kasih-Nya.


7. CARI HAL-HAL UNTUK DISYUKURI

Bersyukur memindahkan fokus kita dari ketakutan dan kekhawatiran.

Daripada melihat masalah yang besar, kita melihat kepada Tuhan yang besar. Jangan lihat kepada koin di depan mata, tapi lihatlah ke matahari yang bersinar terang.

Fokus pada hal-hal yang bisa disyukuri. Tapi saran saya jangan fokus kepada ketidakberuntungan orang lain kemudian kita bersyukur untuk itu. Jangan bersyukur karena masih banyak orang tidak bisa makan atau tidak punya rumah. Tapi bersyukurlah karena kita masih bisa makan dan punya rumah. Jangan pernah bandingkan diri kita dengan keadaan orang lain.


Tetap bertahan dan berjuang. Ini bukanlah akhir cerita, Tetap beriman dan berpengharapan karena di balik semua ini Tuhan menjanjikan pelangi untuk kita semua. Jika mendapatkan sesuatu yang baik dari artikel saya, jangan ragu untuk follow dan like ya saya juga makin bersemangat berbagi hikmat dan pengalaman.

Be blessed!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s