0 Tanpa 1, Hidup Tanpa Tuhan


Kemarin saya dikirimkan sebuah video berisi TikTok VJ Daniel yang membagikan renungan luar biasa. Ijinkan saya menceritakannya ya.

Hey! Jangan cuma baca dan belajar saja, tapi hargai penulisnya dengan like, follow, dan kasih pendapat di komen serta bagikan supaya kehidupan bersama lebih baik.

Kita semua memiliki hal-hal yang ingin kita gapai. Kita memprioritaskan sesuatu. Kita berusaha mengejar satu dan beberapa hal. Apapun itu yang kita ingin dapatkan, prioritaskan, dan kejar, pada akhirnya masuk ke dalam 2 kategori ini.


Kategori pertama adalah hal-hal yang sementara dan mari kita beri semua hal ini nilai 0. Kita tidak bisa hidup tanpa uang. Kita berusaha mengejar uang bahkan seringkali kita mengindahkan kesehatan tubuh dan keluarga hanya untuk mendapatkan uang yang lebih banyak. Namun uang bukanlah hal yang abadi. Kita bisa kehilangan uang begitu saja. Uang bernilai 0.

Keluarga atau pasangan boleh kita utamakan. Kita mencintai keluarga dan pasangan kita lebih daripada yang lain. Namun keluarga dan pasangan tidak akan selalu ada untuk kita. Suatu saat mereka akan pergi atau mungkin kitalah yang pergi. Keluarga bernilai 0.

Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

Pekerjaan selalu menjadi alasan utama kita tidak punya waktu baik untuk keluarga, ibadah, bersosialisasi, dan banyak hal lainnya. Apakah pekerjaan akan selalu ada? Banyak pemecatan terjadi. Banyak usaha yang jatuh. Pekerjaan itu tidak abadi. Pekerjaan benilai 0.

Ketenaran menjadi salah satu yang disukai orang-orang saat ini. Mereka mau terkenal, mau diakui. Masalahnya dengan ketenaran ini adalah mungkin hari ini kita diingat dan dipuji-puji, tapi minggu depan mereka sudah melupakan kita. Ketenaran bernilai 0.


Kategori yang kedua adalah sesuatu yang abadi, yang tidak bersifat sementara. Ini berarti Tuhan. Tuhan itu kekal. Dia hidup dan Dia selalu ada bersama kita. Kita tidak akan pernah kehilangan Tuhan. Mari kita beri Tuhan dengan nilai 1.

Sekarang jika kita memiliki pekerjaan (0), uang (0), keluarga (0), pasangan (0), dan ketenaran (0), kita akan memiliki 00000. Sebanyak apapun hal-hal sementara yang kita kejar dan miliki, nilainya akan tetap sama 00000000000000. Nilainya tetap nol.

Tapi jika kita taruh Tuhan di depan semua itu. Jika kita utamakan Tuhan atas semual hal-hal sementara tersebut, maka kita akan memiliki nilai. Tuhan (1) dengan pekerjaan (0) berarti 10. Tuhan (1) dengan keluarga (0) berarti 10. Tuhan (1) dengan uang (0), pekerjaan (0), keluarga (0), pasangan (0), dan ketenaran (0) bernilai 100,000. Silakan tambahkan hal-hal lainnya.

Jadi apapun yang berusaha kita kejar dan berusaha dapatkan, mari kita utamakan Tuhan di depan semua itu. Cari dahulu Tuhan.

Be more positive, creative, and productive! Be blessed!

3 Thoughts

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s