FRIENDS Reunion, 10 of 10!


F.R.I.E.N.D.S Reunion, finally! FYI saja, Friends adalah sitkom yang populer bukan hanya di jamannya pada 1994 hingga 2004 tapi juga sampai sekarang karena saya sendiri masih suka menonton sitkom ini.

Btw blog ini mengandung spoiler ya.

Hey! Jangan cuma baca dan belajar saja, tapi hargai penulisnya dengan like, follow, dan kasih pendapat di komen serta bagikan supaya kehidupan bersama lebih baik.

Selesai sitkom, para pemeran sitkom ini hanya sekali pernah berkumpul bersamaan sampai akhirnya muncullah Friends Reunion. Setelah 17 tahun, akhirnya pemeran Monica, Rachel, Phoebe (my favorite), Ross, Chandler, dan Joey dipertemukan kembali di panggung komedi yang sama yaitu Stage 24, Warner Bros Studio, Burbank, AS.

Momen awal adalah kedatangan satu per satu para pemeran ke dalam set. Simple tapi sangat mengharukan. Walaupun mereka tidak mengingat semua episode mereka, tapi kenangan dan kebersamaan mereka tetap terasa. Ditambah lagi diselipi dengan Talk Show dimana James Corden menjadi host dan memperkenalkan mereka duduk di sofa coklat dengan air mancur di belakang yang adalah set opening credit dari Friends.

Kemudian diperlihatkan proses audisi dimana para producer menceritakan pengalaman mereka saat meng-cast keenam peran ini. Courteney Cox (Monica) hampir saja menjadi Rachel sementara Matthew Perry (Chandler) dan Jennifer Anniston (Rachel) malah sudah menandatangi sitkom lain.

Film ini memang bukan film layar lebar Friends yang para penggemar harapkan, tapi ini cukup mengobati rasa kangen kita dan banyak hal-hal yang dibuka di dalam film ini yang sebelumnya kita tidak pernah tahu.

Sebut saja cinta lokasi antara Jennifer Anniston (Rachel) dan David Schwimmer (Ross) yang akhirnya tidak diteruskan karena lebih cocok ajdi TTM saja. Mereka menyalurkan rasa suka mereka ke dalam karakter Ross dan Rachel. Cast yang lain tahu tentang ini juga, btw, dan mereka senang karena hubungan mereka hanya sebatas TTM karena jika tidak mungkin kisah percintaan antara Ross dan Rachel mungkin akan berubah.

Kemudian ada juga momen dimana Matt LeBlanc (Joey) melompat ke sofa dan membuat bahu dia terkilir. Itu ada di episode The One Where Nobody’s Ready (saya baru menonton awal episode itu!). Akibatnya episode itu harus ditahan padahal itu seharusnya menjadi episode tercepat karena lokasi tidak banyak namun membutuhkan keenam pemeran. Episode tercepat berubah menjadi episode terlama. Kemudian di episode berikutnya, Joey dibuat jatuh di kasur dan menggunakan gips pada bahu dan tangannya. Ternyata itu memang karena bahunya yang terkilir.

Yang menarik pada saat merekam episode itu adalah mereka untuk pertama kalinya tidak melakukan huddle (saling meraptakan diri). Sejak itu Matt selalu meminta semua untuk melakukan huddle sebelum syuting. ini sama saat saya lupa berdoa saat perjalanan ke kampus untuk pertama kalinya dan malah jatuh dari motor. Setelah itu saya tidak akan pernah lupa berdoa haha.

Lebih seru lagi dengan kedatangan teman-teman dari Friends mulai dari Mr. Heckles, si tetangga yang ngeselin, Gunther, Janice, Richard, sampai ke orang tua Ross dan Monica. Ditambah dengan komentar-komentar dari artis ternama seperti BTS, David Beckham, Reese Witherspoon, Kim Herrington (Game of Thrones), dan masih banyak lagi.

Semakin meriah lagi ketika diadakan Friends Fashion Show dengan Cara Delevingne, Cindy Crawford, Justin Beiber sebagai model-modelnya. Momen yang paling saya suka adalah ketika Lisa Kudrow (Phoebe) menyanyikan Smelly Cat dan didatangi oleh Lady Gaga. Wow, mereke duet, gengs!

Overall, ini adalah film paling asyik melebih film lainnya. Semuanya terlihat ditata dengan sempurna. Dari keenam cast mengobrol santai, bermain trivia, tanya jawab bersama James Corden dan penonton, tamu-tamu yang bermunculan, sampai ke cerita-cerita baru mereka.

Matthew Perry di akhir film memberi pernyataan bahwa ketika mereka berada di sebuah pesta dan saling bertemu, maka itu adalah akhir dari malam mereka bersama teman-teman yang lain karena sesama Friends pasti akan menghabiskan malam bersama satu dengan yang lain. Sedekat itulah hubungan mereka.

Friends juga mengubah kehidupan banyak orang di seluruh dunia. Beberapa wawancara diadakan dan mereka menceritakan bagaimana Friends mempengaruhi kehidupan mereka serta pertemanan mereka.

Secara pribadi, Friends juga menyentuh kehidupan saya. Pertemenan adalah sesuatu yang bisa menjadi lebih dalam dari keluarga. Namun memang seprerti yang dikatakan salah satu produser ketika sitkom ini akan berakhir, Friends secara alami akan berakhir ketika masing-masing sudah berkeluarga dan memiliki kehidupan mereka masing-masing.

Well, ada kalanya kita bisa berkumpul terus bersama teman-teman, tapi ada kalanya juga dimana kita akan fokus dengan keluarga baru kita. Walaupun begitu, memori serta hubungan yang telah terjalin tetap akan bertahan sampai selamanya.

Terima kasih, Friends!

Be more positive, creative, and productive! Be blessed!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s