Cara Mengatasi Kemalasan


Anda pemalas? Saya juga. Rasanya malas sekali mengerjakan sesuatu yang sebenarnya sudah seharusnya dilakukan agar bisa semakin dekat dengan tujuan atau impian kita. Mau menjadi penulis tapi malas menulis. Mau menjadi seorang pembuat konten tapi malas membuat konten. Lebih enak tiduran sambil nonton TV atau main game.

Hey! Jangan cuma baca dan belajar saja, tapi hargai penulisnya dengan like, follow, dan kasih pendapat di komen serta bagikan supaya kehidupan bersama lebih baik.

Kita tahu kemalasan tidak akan membawa kita kemana-mana. Malahan weaktu kita terbuang sia-sia. Kita tidak akan menjadi semakin mahir jika hanya menonton TV. Kita tidak akan memiliki badan bagus kalau malas berolahraga. Lantas bagaimana supaya bisa berhenti menjadi seorang pemalas?

Kalau pernah membaca buku Sapien, kita akan menemukan bahwa manusia jaman dulu hidupnya lebih santai dan malas karena mereka bekerja hanya 30 – 45 jam seminggu dibanding sekarang dimana kit abekerja 60 – 80 jam seminggu. Itu juga mereka hanya pergi berburu dan mengumpulkan makanan sehari dalam 3 hari.

Photo by kira schwarz on Pexels.com

Kalau begitu bagaimana sih supaya kita bisa mengatasi kemalasan dahsyat ini?


1. TEMUKAN ‘WHY’

Kenapa kita mengerjakan apa yang kita kerjakan sekarang? Apa yang mendorong kita? Motivasi inilah yang akan menjadi penggerak kita. Ketika ‘WHY’ kita tidak cukup kuat, maka rasanya pasti akan malas untuk mengerjakannya.

We don’t love what we are doing, we just don’t care enough.

Ketika kita peduli dengan apa yang kita kerjakan, kenapa kita mengerjakannya, maka suka atau tidak kita pasti akan melakukannya. Seorang ibu bekerja dengan keras untuk membiaya anak-anaknya. Dia mungkin tidak menyukai apa yang dia kerjakan tapi supaya anak-anaknya bisa tumbuh dengan baik dan bisa bersekolah sehingga bisa memiliki masa depan lebih baik maka ibu itu akan bekerja dengan sangat keras.

Salah satu cara untuk mengenali motivasi kita adalah dengan menanyakan ‘WHY’ sebanyak 7 kali. Anggap saja saya suka menulis Blog.

  • Kenapa saya menulis Blog? Karena saya suka menulis sejak SMP.
  • Kenapa saya suka menulis? Karena saya bisa menuangkan imajinasi dan curhatan ga jelas saya tanpa ada aturan apapun.
  • Kenapa imajinasi dan curhatan harus dituang? Karena saya tidak mau melupakan semua yang saya pelajari dalam hidup ini.
  • Kenapa saya tidak mau melupakan pelajaran hidup saya? Karena saya tahu pelajaran hidup ini akan mengubah saya menjadi lebih baik.
  • Kenapa saya mau menjadi lebih baik? Karena saya ingin mandiri dan menjadi berhasil dalam hidup ini.
  • Kenapa saya mau berhasil? Karena saya ingin hidup saya bisa berdampak baik untuk banyak orang.
  • Kenapa hidup saya harus berdampak baik? Karena kebahagiaan jauh lebih bisa dinikmati ketika bisa membantu orang lain menjadi lebih baik.

Dari menanyakan ‘KENAPA’ sebanyak 7 kali, saya pun menemukan bahwa saya menulis karena memang dengan menulis saya bisa memenuhi tujuan hidup saya untuk bisa menjadi berkat untuk orang lain. Saya mau orang lain juga bisa mempelajari apa yang saya pelajari. Lebih baik lagi jika dipraktekkan dan hidup kita menjadi sama-sama lebih baik.


2. PERKECIL TUJUAN

Malas rasanya jika kita harus mengejar tujuan yang besar. Anggap saja tujuan kita ingin memiliki penghasilan sebesar 50 juta dalam sebulan sementara saat ini penghasilan kita hanya 4 juta sebulan. Dari 4 juta ke 50 juta adalah jumlah yang besar. Bagaimana bisa mendapatkan uang sebanyak itu? Memikirkannya saja sudah malas rasanya.

Kita membutuhkan timeframe sehingga tujuan besar tersebut tidak menjadi mengerikan.

Buat perencanaan untuk tujuan besar itu. Bagi itu menjadi tujuan tahunan, bulanan, mingguan, dan mungkin harian. Kita bisa menyisihkan penghasilan kita untuk ditabung dan diinvestasikan. Mungkin dalam 1 tahun kita bisa menggunakan tabungan itu untuk membuka usaha. Dari usaha itu, kita juga sisihkan sebagian untuk investasi dan untuk mengembangkan usaha kita.

Jika kita membagi tujuan itu dalam timeframe, maka tujuan kita tidak akan terlihat terlalu besar sehingga rasanya mudah untuk mencapainya.

Photo by Pixabay on Pexels.com

Anggap saja kita mesti menabung 1 juta dari 4 juta tadi. Kita bisa hidup dengan 3 juta ini (hemat ya!). 1 juta ini kita tabung menjadi 12 juta selama sebulan. Mungkin dalam 6 bulan, kita sudah bisa memutar tabungan kita dengan memulai usaha online atau bahkan banyak usaha baru yang tidak membutuhkan modal. Dari sana, kita putar uang kembali sehingga penghasilan kita menjadi 2x lipat dan lebih lagi. Dari menabung 1 juta sebulan rasanya tidak sulit, bukan? Jangan malas!


3. HILANGKAN PENGALIH

Sebagian besar pengganggu produktivitas kita adalah teknologi. Kita sangat mudah dialihkan dengan gadget, TV, game, email, dan alat-alat teknologi lainnya. Buku Deep Work sendiri memberitahu kita bahwa jika perhatian teralihkan oleh teknologi dan kita kembali ke pekerjaan awal maka konsentrasi kita akan berkurang.

Oleh karena itu perlu kita singkirkan para pengalih perhatian ini. Fokus! Dan ini membawa kita kepada poin keempat yaitu deep work.

4. DEEP WORK

Review dari buku Deep Work sendiri pernah saya bagikan di Blog sebelumnya. Kita perlu bekerja semaksimal mungkin tanpa adanya pengalih perhatian. Inilah yang dinamakan dengan deep work. Temukan deep work seperti apa yang cocok untuk kita. Ada yang bekerja tanpa adanya gangguan selama beberapa jam. Ada yang mengasingkan diri ke suatu tempat tanpa gangguan selama beberapa hari. Ada yang mencari suasana lain untuk bekerja. Ada yng mencuri-curi bekerja di sela-sela istirahat.

Salah satu cara efektif yang bisa kita lakukan mungkin adalah Teknik Podomoro. Saya sendiri menggunakannya. Saya mengatur Do Not Disturb di smartphone saya selama 25 menit. Selama 25 menit itu, semua notifikasi tidak akan masuk. Jadi saya bebas fokus bekerja tanpa adanya gangguan. Setelah itu alarm akan bunyi dan saya akan istirahat selama 5 menit. Saya bisa membalas pesan atau sedikit berolahraga. Kemudian saya atur 25 menit kembali untuk fokus bekerja dan diulangi selama 4 kali sebelum istirahat besar (30 menit).

Selama melakukan deep work sebaiknya sediakan juga buku catatan di sebelah kita. Seringkali kita akan teringat pekerjaan-pekerjaan lain yang tidak kalah penting. Pada saat itu tulis yang terpikirkan pada catatan yang ada. Kemudian lupakan itu dan kembali fokus bekerja. kita bisa meninjau kembali catatan kita saat istirahat.


Jika kita tidak melakukan sesuatu, jika kita terlalu malas, hidup kita tidak akan menuju ke tempat yang kita inginkan. Jadi dari sekarang mulailah bangun kehidupan yang kita inginkan.

Be more positive, creative, and productive! Be blessed!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s