Saatnya Memikirkan Dunia, Panduan Hidup Lagom


Pandemi ini memulihkan bumi kita. Atmosfer membaik. Kehidupan satwa dan laut membaik. Polusi berkurang. Mungkin hal positif ini bisa kita ambil hikmahnya dan seharusnya perlu kita teruskan. Justru di saat inilah kita lebih menghargai kebersihan. Kita lebih menghargai alam. Kita lebih menghargai kesehatan. Kita lebih menghargai orang lain, komunitas kita.

Hey! Jangan cuma baca dan belajar saja, tapi hargai penulisnya dengan like, follow, dan kasih pendapat di komen serta bagikan supaya kehidupan bersama lebih baik.

Dalam buku Lagom dari Niki Brantmark, saya menemukan hal-hal menarik yang bisa kita lakukan untuk dunia kita. Semuanya bisa dimulai dari kita. Oleh karena itu saya meringkas apa yang saya pelajari sebagai berikut.


LAGOM DI DUNIA LEBIH LUAS

Panduan untuk Semangat Komunitas

  • Memikirkan Orang Lain

Kita harus belajar membuat orang lain merasa bahagua jika kita mau berbahagia juga. Ini dikarenakan ketika kita membantu, kita tidak menganggap diri sendiri begitu penting sehingga sifat individualis manusia kita akan ditekan.

  • Membantu orang lain yang membutuhkan

Walaupun jarang memberi senyuman di jalan, Swedia memiliki reputasi sebagai negara di Eropa yang paling ramah dan juga sebagai tempat perlindungan. Hampir 163,000 orang mencari tempat perlindungan di Swedia di tahun 2015.

  • Menjadi sukarelawan

Jangan katakan tidak punya waktu. Ada banyak macam aksi sukarela di luar sana. Mendatangi panti werdha, panti asuhan, ikut event sosial, dan masih banyak lagi. Apalagi dengan media sosial dimana kita bisa melihat aksi sosial mana yang kita ingin ikuti.

Saya sendiri pernah volunteer menemani dan menjaga anak-anak di Kidzania, berasa seperti bapak mereka. Kemudian beberapa kali datang ke panti werdha dan panti asuhan.

  • Tindakan Kebaikan Tidak Terencana

Kasih makanan atau minuman ke orang tidak dikenal. Membantu teman saat kesulitan. Mengunjungi teman yang habis melahirkan. Memberikan kue ulang tahun kepada teman.

Menyebarkan sedikit kebahagiaan tidak memerlukan perbuatan yang besar. Hal-hal kecil pun bisa sangat berarti.

Do small things with great love. It’s not how much we do, but how much love we put in doing. – Mother Teresa.


Panduan untuk Menghargai Alam

The wildlife and its habitat cannot speak, so we must and we will. – Theodore Roosevelt.

  • Go wild

Buat kebun sendiri di rumah jika ada ruangan. Biarkan binatang-binatang liar mampir seperti kupu-kupu, burung, serangga, lebah, dan mungkin lainnya asal masih jinak ya. Saat ini banyak serangga kehilangan rumah mereka karena perluasasan area untuk mengakomodasi pertumbuhan populasi.

Photo by Pixabay on Pexels.com

Penurunan yang drastis juga terjadi pada jumlah lebah akibat industri pertanian, parasit, dan perubahan iklim. Penelitian mengatakan bahwa 76 persen dari semua yang tumbuh di Eropa bisa jadi atribusi dari polinasi dan kerja keras para lebah. Jadi kalau ketemu lebah, jangan dibunuh!

Kita bisa memberikan kontribusi juga untuk populasi lebah. Caranya adalah membeli madu lokal dan mendukung pemelihara lebah di area kita, pilihlah madu organik dengan label ‘non-heated’ atau ‘non-transformed’.

  • Lindungi pohon

Pohon adalah teman kita. Mereka menyediakan oksigen, membersihkan udara, melindungi kehidupan alam liar, dan membantu mencegah erosi tanah. Bisa juga sebagai tempat teduh.

  • Jaga kebersihan lingkungan

Bantu tempat umum menjadi tempat yang bersih baik setelah meeting atau ketika piknik.

Leaving somewhere the way you would expect to find it is a mark of respect of others, as it allows them to enjoy the environmetn in the same way you did.

Bergabunglah dengan acara komunitas seperti membersihkan taman dan membawa keluarga atau teman mengambil sampah.

  • Kurangi sampah kemasan

Gunakan bungkusan atau kantong plastik yang ramah lingkungan dan bisa didaur ulang. Daripada menggunakan botol plastik, bawalah botol dan mug kopi sendiri untuk diisi. bawa kantong sendiri, jangan manja!

  • Daur ulang

Panduan untuk Menghemat Energi di Rumah

  • Mulai dari hal kecil

Kurangi peningkatan racun yang dilepaskan ke lingkungan sedikit demi sedikit. Gunakan barang-barang yang ramah lingkungan. Kurangi plastik. Matikan lampu jika tidak digunakan. Matikan air jika tidak sedang digunakan. Tindakan-tindakan kecil dapat membuat perubahan besar.

  • Langsung ke sumber

Di Swedia, mereka menggunakan angin, air, dan solar untuk 52% penggunaan listrik yang menjadi penghematan energi nomor 1 di dunia. Pilih sumber energi listrik dengan bijak.

  • Adopsi kebiasaan penghematan energi yang baru : buat perubahan dan go natural

Buat perubahan. Gunakan cahaya matahri daripada lampu sebagai penerangan. Lilin bisa jadi sumber cahaya yang baik juga. Ganti lampu dengan LED, CFL, atau halogen incandescent dimana 25 sampai 80% energi yang digunakan lebih sedikit.

Matikan swtich. Cabut sumber listrik. Rebus yang diperlu saja. Jangan gunakan pengering listrik.

  • Hemat air

70% dari permukaan bumi adalah air, namun hanya 1% saja yang pas untuk dikonsumsi manusia. Penelitian UN mengatakan di tahun 2025, 2/3 populasi dunia (1,8 milyar orang) akan tinggal di dunia dengan kelangkaan air.

Photo by Vlada Karpovich on Pexels.com

Matikan keran. Lakukan 5 menit shower (mandi). Isi mesin cuci dengan maksimal agar tidak digunakan berkali-kali. Kurangi flush. Benarkan kebocoran. Gunakan kembali air (bisa untuk menyiram tanaman). Tetap jaga kebersihan (jadi tidak perlu cuci-cuci atau lap). Terakhir ajarkan kepada yang lain.


Panduan untuk Mengurangi Jejak Kita

Cara memasak bisa mempengaruhi energi yang digunakan juga. Saat memasak, gunakan peralatan yang ramah lingkungan dan jangan terlalu banyak menggunakan panci. Cucinya bisa lebih banyak. Jangan suka membuka oven ketika memanggang sesuatu. Saat membuka, 25% panas akan keluar dan dibutuhkan waktu dan energi lebih banyak untuk memanaskannya kembali. Daripada mencuci tangan, maksimalkan dishwasher.

Kurangi penyisaan makanan. Beli secukupnya dan taruh makanan di tempat yang bisa terlihat. Jika ada sisa, masak kembali secara kreatif supaya terlihat enak karena biasanya makanan sisa sudah tidak terlihat seenak sebelumnya.

Makan semua yang kita miliki sebelum membeli lagi. Rencakan dan jabarkan bahan-bahan untuk setiap makanan. Buatlah list. Saat belanja, buat catatan dan ikuti catatan tersebut. Jangn mudah terpengaruh dengan promo dan lainnya.

Jika memungkinkan tanam sendiri sayuran. Kurangi konsumsi daging juga.


Panduan untuk Kehidupan Ekologi Sehari-hari

  • Transportasi yang ramah lingkungan

Kurangi penggunaan mobil. Kita bisa menggunakan sepeda, e-bike, e-car, atau transportasi umum. Jangan biarkan penggunaan energi pada transportasi umum seperti bus dan kereta terbuang sia-sia.

Saat menunggu seseorang, jangan biarkan mesin mobil menyala. Jika ada fungsi stop/start, gunakan itu.

  • Belanja yang ramah lingkungan

Setiap gadget yang dibuat mengahsilkan 86kg sampah selama pembuatan.

We can all do more to stop and think before we buy something new.

Belilah yang lebih hijau. Kita bisa melihat ada label eco atau organik. Selain memikirkan lingkungan, kita juga memikirkan kesehatan kita dan orang yang membuatnya juga.


Itu dia ringkasan singkat yang saya temukan dalam buku Lagom. Semoga bermanfaat.

Be mor epositive, creative, and productive! Be blessed!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s