Isoman 2 Minggu Masih Berlanjut


Masih ingat cerita saya sebelum dan sesudah menerima tes PCR positif? Kalau belum mungkin bisa nonton video Creator’s Mind ini.



Hey! Jangan cuma baca dan belajar saja, tapi hargai penulisnya dengan like, follow, dan kasih pendapat di komen serta bagikan supaya kehidupan bersama lebih baik.

FYI saja in case kalian tidak menonton video di atas, hasil tes saya sudah negatif dari 2 minggu isoman itu. Tentunya sampai sekarang saya masih menahan diri untuk tidak keluar-keluar atau membawa orang ke rumah (yang saya maksud adalah asisten yang bisa membantu saya membuat konten). Itu berarti saya akan mengalami kendala untuk membuat konten. Permintaan untuk syuting pun belum bisa saya kerjakan sampai tanggal 20 ini.

Saya pun sudah bisa bertemu dengan ponakan-ponakan. Rasanya sudah sebulan lebih tidak bertemu mereka. Hal pertama yang saya lakukan bersama mereka adalah membuat konten hahaha! Hamba konten banget sih. Tapi lucunya si kecil juga sudah mau diajak buat konten. Hasilnya ada di sini.

Tapi di saat seperti ini saya masih berusaha untuk membangun kebiasaan baik seperti bangun pagi dan tidak melihat hp. Kemudian fokus membuat kelas tutorial pembuatan konten yang memang sudah saya rencakan untuk buat dan sepertinya banyak yang tertarik. Apakah kamu salah satunya?

Banyak hal yang harus saya persiapkan selain kelas. Saya harus membuat persiapan konten sebelum saya ke Bali tanggal 27 Juli ini. Doakan ya mudah-mudahan keadaan aman dan saya bisa berangkat karena seharusnya saya pergi di bulan Juni. Karena si Coronce ini makanya saya harus isoman dan reschedule ke 27 Juli nanti.

Di rumah saja juga membuat saya menjadi punya lebih banyak waktu untuk membaca buku lebih cepat. Saya membeli 2 buku terbaru yaitu Shoe Dog dan Factfulness. Reviewnya nanti ya.

Di saat seperti ini saya disadarkan tentang aktivitas yang saya kerjakan selama ini. Apakah itu sudah positif dan produktif? Jujur beberapa hari pertama saya hanya menghabiskan dengan bermain game dan menonton Netflix. Berolahraga saja pun malas.

Di sinilah kita perlu mencari aktivitas positif untuk mengisi kekosongan.

Kekosongan itu harus diisi karena jika tidak maka hal-hal negatif akan mengisinya.

Bagaimana dengan yang lain? Apa yang kalian kerjakan selama PPKM ini? Bagi-bagi cerita yuk!

Be more positive, creative, and proudctive! Be blessed!

2 Thoughts

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s