Ciri-ciri Pemalas


Apakah kita termasuk ke dalam kategori pemalas? Seorang pemalas sudah bisa dipastikan tidak akan bisa mencapai tujuan serta impiannya. Seorang pemalas mengubur potensi mereka. Tentunya setiap kita mau menjadi orang yang berhasil. Oleh karena itu, kita harus rajin dan bekerja keras.

Seperti apa sih ciri-ciri orang pemalas?


1. TIDAK BISA MENGATUR WAKTU DENGN BIJAK

Kemalasan mendatangkan tidur nyenyak, dan orang yang lamban akan menderita lapar.

Pemalas banyak kehilangan hal-hal penting. Mereka melewatkan kesempatan-kesempatan yang ada. Pada akhirnya dia akan kecewa dan menyalahkan orang lain, keadaan, atau Tuhan. Penyesalan pun datang.

Hal apa yang paling disesali? Banyak orang menjawab tidak menggunakan waktu dengan baik.

Jika kehilangan uang, kita masih bisa mendapatkan uang kembali. Jika kalah dalam pertandingan, kita bisa melatih diri dan menang di pertandingan selanjutnya. Tapi saat kehilangan waktu, kita tidak biaa mendapatkannya kembali.

Oleh karena itu gunakan waktu dengan bijaksana. Belajar, belajarlah yang baik. Bekerja, bekerjalan dengan rajin. Semua waktu kita sama, 24 jam sehari dan 365 hari dalam setahun. Cara mempergunakannyalah yang berbeda. Ada yang berhasil karena mereka menggunakan waktu itu untuk hal-hal yang berguna, yang baik, dan yang produktif.


2. TIDAK MENYELESAIKAN APA YANG DIMULAI

Si pemalas mencelup tangannya ke dalam pinggan, tetapi tidak juga mengembalikannya ke mulut.

Orang yang malas memiliki banyak ide tapi ide-ide tersebut tidak pernah terwujud. Dia tidak mau bergerak. Dia tidak mengembangkan potensi yang dimiliki.

Photo by Pixabay on Pexels.com

Pemalas memiliki banyak keinginan. Dia mau menjadi kaya. Dia mau punya rumah dan lainnya. Tapi dia tidak pernah berusaha mencapai tujuannya.


3. SELALU MENUNDA-NUNDA

Pada musim dingin si pemalas tidak membajak; jikalau ia mencari pada musim menuai, maka tidak ada apa-apa.

Pemalas malas bekerja karena sedang musim dingin, nanti saja. Deadline masih lama, nanti aja. Masih mager (malas gerak). Tarsok tarsok. Kata-kata favorit orang yang suka menunda-nunda adalah ntar, besok, dan nanti.

Menunda pekerjaan di hari ini akan menambah pekerjaan di hari esok. Menunda masalah di hari ini akan menambah masalah di hari esok.

Jangan menunda-nunda. Mau sayang keluarga, lalukan sekarang. Lakukan saat masih mereka masih hidup, jangan nanti saat sudah meninggal baru memberikan makanan.

Jika mau memaafkan orang, lakukan sekarang saat mereka masih hidup. Saat kita sudah meninggal, kita sudah tidak bisa mengampuni.


4. SELALU MENCARI ALASAN

Berkatalah si pemalas: “Ada singa di jalan! Ada singa di lorong!” Seperti pintu berputar pada engselnya, demikianlah si pemalas di tempat tidurnya.

Kemalasan tidak akan pernah menghasilkan apapun selain alasan-alasan. Orang yang malas itu pintar, pintar mencari alasan.

Banyak yang berkata tidak bisa melakukan karena sibuk atau lelah.

Jadilah orang rajin yang selalu mencari solusi dan jalan keluar. Belajar dari semut. Semut tidak ada pemimpin. Tidak ada yang mengawasi. Tapi mereka bekerja dengan giat. Semut mengumpulkan roti di musim panas.


Kemalasan adalah sahabat kemiskinan dan kekurangan. Kemalasan juga akan menjauhkan kita dari berkat-berkat yang Tuhan sediakan. Tuhan menyediakan manusia sebagai makhluk yang rajin dan pintar berkreasi.

TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya salam taman Eden untuk menguaahakan dan memelihara taman itu. | Kejadian 2:15

Bukan karena manusia jatuh dalam dosa, kita harus bekerja. Sebelum jatuh dalam dosa, Tuhan sudah mendesain kita untuk bekerja. Tuhan sendiri memberikan teladan bahwa sampai detik ini, Dia masih bekerja.

Tetapi Ia berkata kepda mereka: “Bapaku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun belerja sekarang.” | Yohanes 5:17

Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga. | Pengkotbah 9:10a

Kerajinan adalah modal untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan. Rajin pangkal kaya.

Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya. | Amsal 10:4

Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa. | Amsal 12:24

Be more positive, creative, and productive! Be blessed!

Satu komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s