Alihkan Si Pengalih Perhatian


Tahu tidak bahwa ketika fokus kita teralihkan selama 2.8 detik dapat menyebabkan dua kali lipat kesalahan atau error? Seberapa banyak dari kita yang sering teralihkan ketika sedang fokus mengerjakan sesuatu? Saya sendiri adalah tipe yang mudah sekali teralihkan. Banyak pikiran yang tiba-tiba suka terlintas yang membuat saya ingin mengerjakan hal lain yang padahal tidak sepenting yang sedang saya kerjakan sekarang.

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Di sini kita perlu belajar bagaimana kita bisa mengalihkan si pengalih perhatian ini sehingga fokus kita bisa maksimal. Berikut adalah beberapa cara yang bisa diaplikasikan.


1. CARI TAHU KAPAN JAM PRODUKTIF

Kita harus tahu kapan kita paling kreatif dan fokus kita paling besar. Gunakan waktu itu untuk sepenuhnya bekerja. Ada yang bekerja dengan baik di pagi, siang, sore, atau malam hari. Kebanyakan orang biasanya paling produktif 2-4 jam setelah bangun tidur. Simpan tugas terpenting untuk jam tersebut. Saat kita menyelesaikan tugas yang terpenting, setidaknya kita sudah berhasil dalam hari kita.


2. KENDALIKAN NOTIFIKASI & MEDIA SOSIAL

Pengalih perhatian terbesar datang dari ponsel kita. Setuju? Ketika muncul notifikasi biasanya kita langsung segera mengeceknya. Lama kelamaan kita malah asyik melihat ponsel kita daripad pekerjaan kita.

Nyalakan mode hening dan taruh ponsel kita terbalik. Matikan notifikasi email atau pesan jika memang perlu sehingga tidak ada pop up yang muncul di layar yang terkunci. Apapun yang dapat muncul pada layar dan merusak konsentrasi perlu dimatikan.

Kemudian kita harus disiplin menggunakan media sosial. Jangan membuka media sosial ketika berada di dalam jam produktif. Kita bisa menghapusnya jika mau.


3. 25 ON 5 OFF

Teknik ini dinamakan Teknik Podomoro dimana kita matikan semua pengganggu dan bekerja secara fokus selama 25 menit, setelah itu kita beristirahat selama 5 menit. Kita bisa mengecek hp atau membuka media sosial atau ke toilet atau push up selama 5 menit itu. Kemudian kembalilah bekerja selama 25 menit dan istirahat kembali setelah 5 menit. Setelah yang keempat kalinya, ambil istirahat lebih lama, bisa 15 menit.


4. GUNAKAN HEADPHONE

Di tempat kerja biasanya gangguan datang dari sekitar kita. Saat menggunakan headphone, akan lebih susah mendengarkan obrolan orang lain jadi kita tidak mudah teralihkan, apalagi bila kerja di luar seperti kafe atau tempat kopi. Gunakan musik jika perlu untuk menahan semua distraksi.


5. RAPIKAN

Keadaan sekitar yang bersih akan membuat kita semakin produktif dan fokus. Bersihkan sampah-sampah kita. Bersihkan mobil, ruang kerja, komputer, meja kerja, rumah, apapun itu yang berantakan.


6. JANGAN MULTITASK

Seperti yang di awal saya ceritakan, saya adalah orang yang suka mengerjakan banyak hal karena biasanya banyak tugas yang muncul dalam pikiran saya sehingga saya harus mengerjakan ini dan itu. Multitasking hanya akan merusak konsentrasi kita karena kita bisa jadi malah mengerjakan hal yang kurang penting terlebih dahulu. Ujung-ujungnya tenaga dan fokus kita berkurang sehingga saat mulai mengerjakan tugas terpenting, kita menjadi tidak maksimal.

Siapakan catatan di sebelah kita. Ketika ada tugas lain yang muncul, jangan langsung kerjakan itu. Tapi tulis di catatan itu dan fokus mengerjakan tugas sebelumnya. Setelah selesai, kita bisa melihat kembali catatan kita dan kerjakan yang lebih penting dahulu.


Kenali apa yang mengalihkan fokus dan carilah solusinya. Dengan begitu kita akan berhasil mengalihkan para pengalih perhatian ini.

Be more positive, creative nd productive!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s