Penyesalan Dalam Hidup


Apa saja sih penyesalan orang dalam hidup mereka? Bronnie Ware dalam bukunya “The Top Five Regrets of the Dying” membagikan pengalamannya saat bekerja bersama mereka yang sudah mendekati kematian.

Bronnie menemukan 5 jawaban umum yang biasa diberikan ketika ditanyakan apa yang mereka sesali dalam hidup mereka atau apakah ada sesuatu yang ingin dilakukan secara berbeda dalam hidup mereka.

Jawaban ini, jika kita aplikasikan sebagai pembelajaran, tentunya akan membantu kita memahami diri kita sendiri sehingga kita sanggup membuat keputusan yang tepat sehingga pada akhirnya kita bisa meninggal dengan damai.

Photo by kira schwarz on Pexels.com

Penyesalan-penyesalan ini secara nyara dapat kita arahkan secara positif selama kita ada waktu. Apa sajakah itu?


1. SEANDAINYA SAYA JUJUR DENGAN DIRI SENDIRI

Saya harap saya memiliki keberanian untuk menjalani kehidupan yang jujur dengan diri sendiri, bukan yang orang lain harapkan.

Kita menghidupi impian orang lain. Kita tidak sedang melakukan sesuatu yang kita sukai. Kita berusaha menyenangkan orang lain. Apa yang kita inginkan? Bagaimana kita bisa mengerjakan sesuatu yang kit senangi tersebut?

Jangan hidup untuk ekspektasi orang lain atau apa yang masyarakat katakan. Jadilah diri kita sendiri. Jujurlah terhadap diri kita. Hidup terlalu singlat untuk mengenakan topeng yang orang lain atau masyarakat ingin kita kenakan.


2. SEANDAINYA SAYA TIDAK BEKERJA TERLALU KERAS

Kita sibuk bekerja untuk keluarga tapi kita malah melewatkan masa muda anak-anak kita atau tidak selalu bersama pasangan. Bukan hanya pria, namun wanita juga merasakannya. Mereka menghabiskan hidup mereka dengan terus berlari di treadmill pekerjaan sehingga melupakan kehidupan pribadi.

Ketahuilah apa saja yang penting dalam hidup dan jangan memperumit itu. Boleh saja bekerja untuk kehidupan yang makmur atau gaya hidup yang lebih baik tapi jangan sampai melupakan keluarga dan mereka yang kita kasihi, karena itu akan membuat kita menjadi lebih bahagia. Aturlah waktu kita secara bijaksana.


3. SEANDAINYA SAYA LEBIH MENGEKSPRESIKAN PERASAAN

Banyak orang menekan atau menyembunyikan perasaan mereka. Biasanya hal ini dilakukan supaya tetap damai dengan orang lain. Kita tidak mau konflik atau melukai orang. Daripada menyakit perasaan orang lain, kita menahan perasaan kita. Kita mengikuti apa yang orang lain mau. Sebagai hasilnya, kita hanya hidup biasa-biasa saja dan tidak pernah mencapai potensi maksimal kita.

Banyak juga yang membiarkan sakit hati dan kepahitan bertumbuh dalam pikiran mereka. Dengan terus membawa kesakitan ini, kita tidak mampu memaafkan dan terus hidup di masa lalu.

Kita harus mengerti bahwa kita tidak dapat mengendalikan semuanya. Kita tidak bisa mengendalikan orang lain setiap saat. Kita tidak dapat mengendalikan respon orang lain tapi kita dapat mengendalikan respon diri kita dan dapat mengambil keputusan untuk diri sendiri.

Bronnie mengatakan bahwa walaupun orang lain mungkin akan bereaksi ketika kita mulai berbicara dengan jujur, pada akhirnya hubungan kita dengan akan naik ke tingkat yang baru dan lebih sehat. Jika tidak itu, setidaknya itu melepaskan kita dari hubungan yang tidak sehat. Bagaimanapun pilihannya kita tetap menang.

Ketahuilah bahwa semua perasaan itu valid namun butuh diekspresikan denvan cara ya g aman pada sekitar kita. Beritahu mereka apa yang perlu mereka ketahui, biarkan mereka tahu. Jangan berlaga kuat.


4. SEANDAINYA STAY IN TOUCH DENGAN TEMAN

Jangan terlalu sibuk dengan keluarga sampai melupakan teman-teman hangout kita. Menjadi sendiri tanpa teman bukanlah sesuatu yang baik. Kita butuh teman di luar keluarga kita.

Semakin dewasa, lingkaran pertemanan biasanya semakin menyempit. Itu karena kita menjadi sibuk dengan keluarga masing-masing. Namun kita tetap membutuhkan teman. Saat kita susah atau bahagia, kita perlu teman berbagi.

Mereka yang memiliki hubungan yang kebih dalam terbukti hidup lebih panjang. Tetaplah berhubungan dengan mereka yang paling berarti. Kalah perlu bepergianlah dengan teman, pergi travel atau tetap jaga tali silaturahmi dengan bertemu dengan mereka.


5. SEANDAINYA SAYA MEMBIARKAN DIRI SENDIRI LEBIH BAHAGIA

Kebahagian adalah pilihan. Jangan biarkan orang lain memberi tahu kita bagaimana untuk menjadi bahagia. Denganbanyaknya suara mengatakan bagaimana untuk berbahagia, kita malah mematokan kebahagiaan kita pada standar orang lain, bukan pada diri sendiri.

Pikirkan akan menjadi orang seperti apakah kita. Apakah yang kita miliki membuat kita bahagia? Apakah orang di sekitar menghalangi kita untuk menjadi bahagia?

Buat list apa saja yang membuat kita bahagia. Masukkan itu dalam hari kita dan lakukan itu. Hidup terlalu singkat untuk melakukan apa yang orang lain mau.


Dengan mengenali penyesalan-penyesalan dalam hidup, maka kita akan lebih bijak dalam mengambil keputusan. Jadilah diri sendiri, jangan bekerja terlalu keras, ekspresikan perasaan, tetap berhubungan dengan teman, dan jadilah lebih berbahagia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s