Keadaan kita hari ini bukanlah gambaran keseluruhan hidup.
Kezia yamamoto
Ini adalah salah satu wejangan bijak dari Kezia Yamamoto yang saya temukan di buku barunya berjudul, Autoimmune Warrior. Buku ini adalah buku ke-3nya setelah Fighting Spirit dan Living Well Autoimmune. Sebuah kehormatan karena saya sendiri menjadi salah satu orang yang memberikan kata-kata endorsement.
Hey! Jangan cuma baca dan belajar saja, tapi hargai penulisnya dengan like, follow, dan kasih pendapat di komen serta bagikan supaya kehidupan bersama lebih baik.
Saya merekomendasikan buku ini bukan hanya sekedar karena ada nama saya atau karena Kezia ini teman saya, tapi jujur saat membaca buku ini saya sangat banyak mendapatkan insight dan edukasi tentang autoimun. Walaupun saya tidak mengidap autoimun tapi saya jadi mengerti bagaimana seorang autoimun itu berjuang.
Dari sini saya juga belajar untuk bisa bersikap ketika bertemu dengan seorang autoimun. Buat kalian yang punya keluarga atau teman dengan autoimun juga, buku ini bisa membuka mata dan pikiran kita sehingga kita bisa lebih mengerti dengan keadaan mereka.
Tentunya buku ini secara khusus diperuntukkan oleh mereka yang adalah pejuang autoimun. Di sini banyak sekali diberikan cara-cara yang practical mulai ketika kita mendapatkan hasil tes sampai ke perubahan gaya hidup yang diperlukan agar kondisi tetap sehat.
Cara-cara ini tentunya tidak sembarangan diberikan. Kezia menjelaskan kepada saya bahwa semua cara sudah terlebih dahulu dia pelajari apakah valid dan memang dari sumber-sumber terpercaya. Kemudian cara itu dia praktekkan sendiri dalam hidupnya dan memang berhasil untuk dia.
Rekomendasi produk yang dia berikan di buku ini juga bukan endorse-an orang namun memang Kezia sendiri sudah mencobanya dan melihat ke pabrik pembuatannya.
Dalam buku ini, ada 4 tahap yang perlu dilakukan ketika seseorang tahu bahwa dia mengidap autoimun.
1. RECOGNIZE
Terima diri kita tapi jangan pula takut berlebihan. Jangan mengasihani diri sendiri dan merasa dunia kita akan hancur ketika tahu kita mengidap autoimun. Kenali diri kita. Kenali tubuh kita. Apa yang bekerja untuk orang lain belum tentu bekerja untuk kita. Eksperimen mungkin diperlukan. Kenali apa yang dapat memicu kambuhnya sakit.
2. RESTORE
Miliki jiwa dan pikiran yang sehat. Kesehatan pencernaan dan pembuangan juga harus diperhatikan. Di buku ini, Kezia menjelaskan tentang fodmap dimana ada jenis-jenis karbohidrat dengan rantai pendek yang tidak dapat dicerna dengan baik oleh enzim yang seharusnya mengerjakan tugas pencernaan. Akibatnya bukannya diolah menjadi energi malah menjadi gas hidrogen yang menyebabkan keluhan seperti mual, kembuh, begah, maag, GERD, dan lainnya. Olahraga yang sesuai juga diperlukan, tentunya.
3. REPAIR
Perbaiki gaya hidup kita yang tidak sehat. Makanan yang sehat juga belum tentu baik untuk tubuh kita. Setelah mengenali maka kita perlu perbaiki. Atur aktivitas dan stress karena kita tidak bisa seaktif yang dulu. Tetap fokus kepada hal positif dan miliki support sistem yang baik.
4. RELAX
Lakukan relaksasi seperti deep breathing (caranya menarik nafas panjang dari hidung, tahan, dan keluarkan melalui mulut). Saya sendiri mempraktekkannya dan asyik juga. Afirmasi atau self talk untuk memperkatakan hal yang baik kepada diri sendiri sehingga menjadi lebih positif. Pergi rekreasi juga baik untuk relaksasi atau gunakan aromaterapi.
Di halaman 132, ada kata-kata yang sangat powerful.
Kita harus menjadi pasien yang tidak stress berlebihan dengan sakit tapi kita sanggup membuat penyakit stress dengan kita.
Berhenti merasa bersalah karena mungkin cara hidup kita tidak sehat di masa lalu atau mengasihani diri di saat ini, tapi biarkan penyakit itu membuat hidup kita semakin produktif dan efektif.
Buat yang mau tahu lebih detail tentang buku ini, bisa klik link Shopee ini. Saya juga langsung mendatangkan Kezia untuk bisa melakukan interview di YouTube Creator’s Mind. Mungkin yang mau lebih jelas bisa nonton video ini.
Be more positive, creative, and productive! Be blessed!