Malam ini adalah malam terdahsyat dimana Jakarta tengah digoyang Sikomo.pulang dari kerja sudah macet di tol (kemarin juga macet sih). Rencana gym bentar kemudian ke gereja buat ibadah karena saya anak soleha. Namun takdir memang kejam. Ibadah mulai jam 7. Kelar gym setengah 8 kurang. Perjalanan ke sana 45 menit!!! Hanya di satu spot saja, tepatnya di seberang gereja. Cuma tinggal muter balik plis ah dong. Waktu tepat menunjukkan jam 8.43 saat saya tiba di depan gereja. Itu berarti hanya tinggal 17 menit sebelum ibadah selesai. Akhirnya numpang lewat saja. Padahal putaran baliknya kosong melompong. FYI, nyokap dan brother juga belum sampai rumah karena muter-muter menikmati macetnya ibukota.

Gym kilat, batal ibadah, perut konser, sampai mau nge-blog di mobil saja bisa sebenarnya. Akhirnya sambil pusing pala ayam kembali ke daerah Pluit yang notabene lancar pakai mampus. Tidak mau pulang karena tatut macet, jadinya beralih ke rumah Tuyul Keket. Sementara sang bapak membuat mie goreng goreng yang kurang enak tidak seperti biasanya, bervidfie (video selfie) ria bersama Tuyul Keket yang terharu melihat Uncle Handsome sampai menangis beberapa kali.

Saya masih lapar dan sambil menunggu si Tuyul Keket terlelap supaya bisa dibeliin nasgor Pak Kumis yang katanya yummy (mie goreng goreng kurang nampol), ketik-ketik ini karangan indah. Ya sudahlah, saya post ini blog sembari saya upload vidfienya ke YouTube dulu, ya.

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=a_eAnskIYs4&w=560&h=315]

Alhasil saya pulang jam 00:30 buat kelarin ini blog dan tidak jadi makan lagi, tapi sekarang sambil ngamil buah pir yang uda dikupas bonyok di kulkas. Tahu aja bonyok lagi pengen ngamil ni mulut.

Be blessed!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *