Apostolik dan Profetik. Kedua kata ini biasanya kata-kata yang dihindari. Banyak orang menganggap kedua ini aneh. Apostolik dan Profetik dianggap sebagai gereja yang suka teriak-teriak atau berbahasa roh. Banyak kesalahpahaman dari Apostolik dan Profetik.
Efesus 2:19-22
2:19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,
2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
2:21 Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.
2:22 Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.
Kita adalah anggota kekuarga Allah dan dibangun di atas dasar APOSTOLIK (para rasul) dan PROFETIK (para nabi).
Itu berarti jika dasar kita Kristus dan kita dibangun di atas apostolic dan profetik, kita akan tumbuh dan rapih tersusun. Banyak orang menganggap apostolic dan profetik berantakan, tapi jika Roh Kudus ada di dalam dan bekerja maka semuanya rapih tersusun. Yang suka buat kekacauan justru adalah setan.
Allah kita adalah Allah yang teratur. Setan yang suka mengacaukan, mengacaukan rumah tangga, hubungan, dan semua yang baik. Jika kita ikut mengacaukan, maka kita sedang mengerjakan pekerjaan setan. Suami yang sudah beristri malah mengacaukan karena masih mencari wanita lain. Anak muda mencari kekacauan dengan memacari pasangan yang tidak seiman. Jangan dikacaukan oleh setan.
Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh. | Efesus 2:21-22
Ini berarti Allah serius dengan kita. Kita mungkin masih punya kekurangan dan kelemahan, tapi Tuhan serius dengan kita. Dia tidak puas hanya dengan menyelamatkan kita. Dia perlengkapi kita. Dia berikan kita kuasa. Dia jadikan kita anggota keluarga-Nya. Dia persiapkan kita untuk menjadi tempat kediaman-Nya.
Karena Tuhan serius dengan kita, kita pasti akan menang. Kita pasti akan melihat mukjizat. Kita pasti akan melihat perkara-perkara besar. Kalau kita tahu Tuhan serius dengan kita, kita tidak perlu takut. Kita tidak perlu ragu.
Ada 3 tingkatan keterlibatan dalam gereja :
- Belum berkomitmen, menganggap remeh ibadah, menganggap remeh dosa, tidak mau melayani, tidak mau bayar perpuluhan, merasa tidak ada tanggung jawab.
- Mulai belajar tapi seringkali ketika ada masalah malah keluar dari gereja. Tidak tahan ujian.
- Profetik dan Apostolik.
5 ciri orang yang apostolik dan profetik.
1. SELALU MAU TAAT
Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: “Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia. | Kisah 5:29
Orang yang dibangun atas dasar apostolik dan profetik lebih memilih untuk taat kepada Tuhan daripada orang lain ataupun keadaan.
Kita harus berjalan dalam ketaatan. Banyak orang yang pintar dan diurapi tetapi malah seperti Yunus, lari dari tanggung jawabnya, tidak taat pada Tuhan. Ketika keadaan menjadi sulit atau menggoda, mereka memilih untuk mengesampingkan kebenaran. Kita harus menentukan apakah kita akan lebih taat pada Tuhan daripada manusia.
Apa artinya mengatakan cinta Tuhan kalau kita tidak taat?
2. TIDAK MENCARI KEUNTUNGAN PRIBADI
Kisah 8:18-20
8:18 Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka,
8:19 serta berkata: “Berikanlah juga kepadaku kuasa itu, supaya jika aku menumpangkan tanganku di atas seseorang, ia boleh menerima Roh Kudus.”
8:20 Tetapi Petrus berkata kepadanya: “Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang.
Ketika rasul-rasul ditawarkan untuk mendapatkan keuntungan pribadi, Petrus menyuruhnya binasa. Orang yang Apostolik dan Profetik melakukan sesuatu karena kebenaran. Dia tidak mengharapkan keuntungan untuk dirinya. Dia memberi persembahan atas dasar kasih, bukan karena ingin diberkati. Dia melayani bukan untuk berkat, tapi karena telah diberkati.
3. HIDUP DALAM IMAN
Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: “Tambahkanlah iman kami!” | Lukas 17:5
Seringkali kesulitan terjadi dalam hidup kita adalah untuk ujian iman kita. Semakin iman kita teruji, semaki kita kuat dan teguh. Kita tidak akan goyah. Dasar kita kokoh.Saat ada tantangan, orang yang Apostolik dan Profetik berpikir bahwa itu adalah latihan atas imannya. Jangan menyerah. Iman membawa kemenangan.
4. ADA TEROBOSAN
Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan, bahkan mereka membawa orang-orang sakit ke luar, ke jalan raya, dan membaringkannya di atas balai-balai dan tilam, supaya, apabila Petrus lewat, setidak-tidaknya bayangannya mengenai salah seorang dari mereka. | Kisah 5:14-15
Bayangan Yesus saja tidak menyembuhkan orang sakit, tapi karena Petrus (orang yang lemah) berdiri pada bangunan Kristus, maka ada terobosan yang dahsyat. Harus ada terobosan dalam hidup kita. Virus yang paling bahaya buat orang kristen adalah GGD (Gitu-gitu Doang).
Saat awal hubungan atau pacaran bisa menghabiskan waktu berlama-lama sambil ngobrol. Tapi makin lama terkadang hubungan menjadi biasa saja. Rumah tangga kita harus ada terobosan. Keluarga kita harus ada terobosan. Usaha kita harus ada terobosan. Pengetahuan kita akan firman harus ada terobosan. Pelayanan kita harus ada terobosan. Hidup kita harus mengalami kemajuan.
5. TIDAK MENGELUH & BERSUNGUT-SUNGUT
Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. | Kisah 16:25-26
Paulus dan Silas dipenjara, mereka tetap memuji Tuhan. Mengeluh tidak ada gunanya. Mengeluh adalah pujian untuk setan. Kita bersyukur bukan karena masalah, tetapi kita harus bersyukur di tengah masalah. Kemenangan sudah tersedia karena Yesus sudah mati buat kita.
Be blessed!
Berasa baca buku deh…😁
Hahaha ini pujian bukan ya?😏
Shalom..bro Hanson
Tidak kebetulan sy ketemu renungan FT ini. Secara pribadi saya diberkati dgn pengajaran ini. Namun alangkah dahsyatnya lagi ketika bro Hanson mnjadi salah satu penggerak apostolik dan profetik di gereja lokal. Krn inilah waktuNya ! TY menunggumu 🕊️