Pelajaran ini saya ambil dari buku Love Language oleh Gary Chapman.

Kita semua setuju bahwa kata “kasih” atau “cinta” meresap ke dalam masyarakat. Namun kasih juga merupakan kata yang memusingkan. Kita bisa berkata, “Saya cinta ayam goreng,” dan pada nafas berikutnya, “Saya cinta mama.” Kita mengatakan bahwa kita mencintai aktivitas seperti berenang, hiking, tidur. Kita mencintai objek seperti rumah, makanan, uang. Kita mencintai binatang. Kita mencintai alam. Kita mencintai orang-orang.

lw-lots-of-heart2x

Jika belum terlalu memusingkan, kata “cinta” juga sering dipakai untuk menjelaskan segala macam tindakan. Suami terlibat dalam hubungan gelap dan menyebutnya cinta tapi pendeta menyebutnya dosa. Seorang istri dari pecandu alkohol membersihkan sisa botol minuman suaminya atas nama cinta, tapi psikolog menyebutnya ketergantungan. Orang tua mengabulkan permintaan anak mereka atas nama cinta, tapi terapis keluarga menyebutnya tindakan pengasuhan yang tidak bertanggung jawab. Sebenarnya apakah kebiasaan mencintai itu?

Cinta di sini adalah cinta yang berkaitan dengan kebutuhan emosional. Setiap orang punya kebutuhan emosional dan salah satu kebutuhan yang paling mendasar adalah kebutuhan akan cinta dan kasih sayang. Kita akan menyebutnya dengan kata kasih dari sini.

Kita butuh kasih bahkan sebelum kita “jatuh cinta” dan kita membutuhkannya selama kita hidup. Dalam setiap anak-anak ada ‘tangki emosi’ yang siap untuk diisi dengan kasih.

Saat tangki cintanya penuh, anak tersebut akan bertumbuh dengan normal. Tapi saat kosong, anak itu akan berlaku tidak pantas.

0bae4-lovetank


JATUH CINTA

Saat jatuh cinta, kita akan merasa surga di dunia. Kita merasa dunia serasa milik berdua. Kita dibawa kepada kepercayaan bahwa cinta itu akan bertahan sampai selamanya. Tidak ada yang bisa menghalau kita. Tapi banyak orang yang sudah menikah atau hubungan yang sudah lama kehilangan perasaan itu dan mereka beralasan bahwa mungkin mereka tidak benar-benar mncintai orang tersebut. Pada akhirnya mereka saling membenci, mengutuk, menyalahkan, dan menyimpan kemarahan.

love

Kita harus menghadapi realita dari sifat alami manusia. Jatuh cinta tidak bertahan selamanya. Manusia, secara alami, adalah makhluk yang egois. Dunia berkisaran hanya pada kita. Tapi perasaan jatuh cinta memberi ilusi yang berbeda. Kita menjadi seperti Ibu Teresa yang bersedia memberikan segalanya untuk kepentingan pasangan kita.

Namun ketika pengalaman jatuh cinta itu kembali kepada jalur yang alami (rata-rata jatuh cinta hanya bertahan 2 tahun), kita mulai mengekspresikan keinginan kita tapi tidak sesuai dengan yang pasangan kita mau. Kita mau membeli mobil baru tapi dia berkata tidak sanggup membelinya. Kita mau mengunjungi keluarga kita, tapi dia berkata bahwa dia tidak suka menghabiskan waktu dengan keluarga kita.

Badai kenyataan mulai melanda dan pada poin itu akan terjadi penarikan diri, perceraian, dan pencarian cinta yang baru, atau mulai kerja keras belajar mencintai satu sama lain tanpa perasaan jatuh cinta yang dulu ada.

Pilihan terakhir ini membutuhkan usaha dan disiplin. Ini adalah sebuah pilihan yang mengesampingkan diri sendiri dimana saat kita melakukannya maka kita sendiri juga akan mengalami kepuasan. Pilihan ini tidak lain adalah mulai pelajari bahasa kasih kita dan orang yang kita sayangi.

5lovelanguagesSetiap orang memiliki bahasa kasih masing-masing. Tanki kasih mereka akan terisi saat bahasa kasihnya terpenuhi. Sebaliknya semakin tidak terpenuhi, maka mereka akan merasa tidak dikasihi. Ada 5 bahasa kasih yang saya pelajari dari buku itu.


 1. KATA-KATA PENGAKUAN

Pujian verbal adalah motivator yang jauh lebih baik daripada omelan.

Kita menggunakan kata-kata yang membangun. Ini membutuhkan simpati dan melihat dari perspektif pasangan kita. “Saya tahu. Saya mengerti. Saya peduli. Apa yang bisa saya bantu?”

Kita menggunakan kata-kata yang lemah lembut. Perkataan yang lemah lembut meredamkan amarah.

Kita menggunakan kata-kata yang rendah hati. Cinta itu membuat permintaan bukan penuntutan. Daripada berkata, “Bisa tidak kita makan masakan yang enak?”, gunakan perkataan “Bisakah kamu membuat telor dadar yang enak malam ini?”. Gunakan kalimat seperti, “Apakah menurutmu kamu bisa merapikan baju-baju di dalam lemari?” daripada “Itu lemari isinya sudah seperti kapal pecah. Rasanya seperti kantong ajaib Doraemon, semuanya ada di dalam.”

words-of-affirmation-600x300

Saat kita menuntut, kita mungkin akan mendapatkan apa yang kita mau. Tapi akibatnya tangki cinta pasangan tidak akan terisi, malah akan berkurang. Kita tidak akan mendapatkan cinta saat menuntut.

Jika bahasa cinta pasangan kita adalah kata-kata pengakuan,

  1. Berikan pujian berbeda setiap hari dalam satu bulan.
  2. Belajar mengatakan “I love you” atau kata-kata pengakuan lainnya dalam bahasa yang berbeda.
  3. Puji pasangan di depan orang tua atay teman-teman.
  4. Cari kelebihan pasangan dan beritahu dia secara spesifik betapa kita menghargai kelebihan tersebut.
  5. Sering-sering SMS atau kirim pesan sayang.
  6. Berterima kasihlah padanya atas hal rutin yang dia lakukan yang tidak akan disangka akan kita puji.

2. WAKTU BERSAMA

Orang dengan bahasa cinta menyukai perhatian yang fokus. Tidak cukup hanya berada di ruangan yang sama. Ketika seorang ayah duduk di lantai mendorong bola ke anaknya yang berusia 2 tahun, perhatiannya tidak fokus pada bolanya, tapi pada anaknya. Tapi jika si ayah bicara di telepon sambil mendorong bola, maka perhatiannya teralihkan.

Waktu bersama bukan berarti harus saling menatap terus-terusan, tapi bisa dengan melakukan sesuatu bersama. Yang terpenting bukanlah aktivitasya, tapi emosi yang tercipta saat sedang bersama. Kita melakukan percakapan yang fokus. Percakapan ini fokus kepada pendengaran, sedangkan kata-kata pengakuan fokus kepada perkataan. Kita meluangkan waktu untuk mendengar dengan simpati dan dengan keinginan yang murni untuk mengerti pemikiran, perasaan, dan keinginan.

Berikut beberapa tips saat sedang mendengarkan:

  1. Pertahankan eye contact.
  2. Jangan mendengar sambil melakukan hal lain.
  3. Dengar perasaan.
  4. Perhatian bahasa tubuh.
  5. Jangan menginterupsi.

572125d05e19e

Jika bahasa cinta pasangan kita adalah waktu bersama,

  1. Atur waktu dan tempat untuk bisa bersama.
  2. Tanyakan aktivitas apa yang dinikmati bersama, jangan berasumsi!
  3. Cari waktu untuk liburan berdua.
  4. Luangkan waktu setiap hari untuk saling berbagi kejadian-kejadian dalam hari itu.
  5. Kita bisa berbicara sambil melakukan pekerjaan rumah.
  6. Jika sedang tidak bersama, libatkan pasangan dalam hari kita seperti dengan mengirimkan foto yang kita sedang lihat saat perjalanan ke kantor atau ada kejadian lucu apa di sekitar kita.

3. MENERIMA HADIAH

Seorang ibu mengingat anaknya yang memberikan bunga sebagai hadiah dari taman.

Simbol cinta visual lebih penting bagi beberapa orang. Makanya ada perlakuan yang berbeda mengenai cincin nikah. Ada yang tidak pernah melepaskannya. Ada yang dengan mudah melepas dan memakai cincin itu.

Hadiah bisa dibeli, ditemukan, dan dibuat. Selain bentuk materi, kita juga bisa memberi diri kita. Saat pasangan kita berkata bahwa dia mau kita berada bersamanya malam ini, besok, atau sore ini; terima permintaan itu dengan serius. Dari perspektif kita mungkin tidak penting, tapi jika kita tidak cukup responsif, kita mungkin sedang menyampaikan pesan bahwa pasangan kita tidak cukup berarti.

23622faith

Jika bahasa cinta pasangan kita adalah menerima hadiah,

  1. Persiapkan hadiah beruntung dalam seminggu untuk pasangan sekali-sekali terutama saat menuju event seperti ulang tahun atau anniversary.
  2. Bawa oleh-oleh baik saat sedang liburan atau saat sedang jalan-jalan ke luar rumah.
  3. Buat sesuatu yang dibuat dengan tangan sendiri untuk pasangan.
  4. Catat saat pasangan berkata, “Saya benar-benar menyukai itu,” atau “Saya mau punya salah satu dari itu!” dan kita akan memiliki list hadiah untuk pasangan.
  5. Kalau kita bingung, kita bisa minta bantuan teman atau anggota keluarga yang mengenal pasangan kta dengan baik untuk membantu.
  6. Tawarkan keberadaan kita terutama pada saat yang susah.
  7. Beri buku, baca masing-masing, dan bahas bersama.
  8. Adakan acara untuk pasangan dan bisa berupa acara amal seperti ulang tahun di panti asuhan atau lainnya.

4. TINDAKAN PELAYANAN

Orang dengan bahasa cinta ini senang saat pasangannya melakukan sesuatu untuknya.

Ini berarti melakukan hal-hal yang kita tahu pasangan kita mau kita lakukan. Kita membahagiakan pasangan dengan melayaninya dan melakukan sesuatu untuknya. Hal-hal seperti memasakkan makanan, membersihkan rumah, merapikan meja, membersihkan sampah, mengganti popok bayi, mencuci mobil, membayar pajak, dan lainnya bisa menjadi tindakan pelayanan. Jika dilakukan dengan semangat yang positif maka bisa menjadi ekspresi cinta.

serve

Jika bahasa cinta pasangan kita adlaah tindakan pelayanan,

  1. Layani orang atau sesuatu yang pasangan kita cinta seperti orang tua, peliharaan, atau barang kesayangan.
  2. Tanya pasangan hal apa yang dia suka kita lakukan untuknya.
  3. Minta anak-anak membantu dan kejutkan pasangan saat pulang.
  4. Jika punya uang lebih, sewa orang untuk mengerjakannya.
  5. Kerjakan semua saat pasangan sedang berada pada posisi nyaman seperti nonton film kesayangan.

5. SENTUHAN FISIK

Secara emosional, orang-orang dengan bahasa cinta ini mengharapkan untuk disentuh secara fisik. Mereka suka berpegangan tangan, rambut dielus, dipijit, pelukan, ciuman, atau berhubungan intim.

touching-1

Jika bahasa cinta pasangan kita adalah sentuhan fisik,

  1. Sambil berjalan keluar rumah, raih dan pegang tangan pasangan.
  2. Beli barang yang bisa disentuh pasangan sepeti bantal, selimut, sweater, atau sandal.
  3. Pegang tangan, peluk, dan katakan “I love you”.
  4. Saat sedang duduk bersama di gereja, pegang tangan pasangan saat sedang berdoa.
  5. Inisiatif untuk mulai berhubungan intim.
  6. Saat ada tamu, pegang pasangan kita.
  7. Saat sedang berjauhan, kita bisa menulis surat dengan tangan atau kirimkan foto atau baju yang bisa disentuh pasangan.

BAGAIMANA MENEMUKAN BAHASA CINTA UTAMA?

  1. Apa yang pasangan kita lakukan atau gagal lakukan yang paling menyakiti kita? Kebalikannya bisa jadi adalah bahasa cinta kita.
  2. Apa yang palign sering kita minta dari pasangan? Bisa jadi ini adalah hal yang paling membuat kita merasa dicintai.
  3. Dengan cara apa kita secara rutin mengekspresikan cinta kepada pasangan? Cara kita mengekspresikan cinta bisa jadi sebuah indikasi bahwa itu akan membuat kita merasa dicintai.

Saat kita mencintai orang lain sesuai dengan bahasa cinta utama mereka, maka tangki cinta mereka aan penuh dan hubungan kita akan semakin baik dan indah.

Tanyakan pasangan dari 1 sampai 10, seberapa penuh tangki cintanya? Jika tidak 10, tanyakan bagaimana caranya untuk bisa penuh? Lakukan itu! Ingat, kasih adalah sebuah pilihan dan tindakan!

Be blessed!

One thought on “Rahasia Hidup Bahagia, Kenali Bahasa Kasih”

Leave a Reply to Mistaraaaa Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *