Apakah Tuhan baik saat kita sedang terluka? Sedang dalam konflik? Saat kita diserang? Saat kita khawatir? Saat kita stres? Bagaimana kita tahu Tuhan baik ketika kita tidak merasakan kebaikan Tuhan?

Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun. | Mazmur 100:5

Tuhan itu baik untuk selama-lamanya. Berarti setiap saat Dia itu baik. Ketika kita kurang percaya akan kebaikan Tuhan itulah asal dari stress dan kekhawatiran kita. Makanya sangatlah penting untuk mengerti hal ini.

Apa yang terjadi ketika kita melupakan kebaikan Tuhan?


1. KITA LUPA APA YANG TUHAN TELAH LAKUKAN BAGI KITA

Ada 2 hal berlainan yang terjadi ketika kita melupakan apa yang telah Tuhan lakukan bagi kita. Pertama kita menjadi depresi, stres, dan menghakimi Tuhan ketika kita melupakan kebaikan Tuhan. Kita mengandalkan kekuatan kita sendiri saat keadaan menjadi sulit.

Kedua adalah kita menjadi sombong. Semua pencapaian kita adalah hasil dari usaha kita sendiri, itulah pemikiran kita. Kita merasa mendapatkan harta kita dengan usaha kita sendiri.

Ada seorang yang kaya raya dan punya uang yang sangat banyak. Usahanya begitu berhasil dan dia menganggap semuanya adalah karena usahanya sendiri dan untuk dirinya sendiri. Dia punya bangunan-bangunan besar, mobil-mobil mewah, serta tempat tinggal yang banyak dan elit. Suatu hari dia bertanya pada dirinya sendiri apa yang akan dia lakukan dengan semua harta yang dia miliki. Akhirnya dia memutuskan untuk membuat sebuah ladang yang sangat besar sebagai tempat penyimpanan hartanya.

Tuhan berkata kepadanya, “Kamu bodoh! Malam ini kamu akan meninggal dan Aku akan memberikan semua yang kamu kagumi pada orang lain yang lebih menghargainya dan mensyukurinya.”

63ea8e5fdf980757c8f4ad4c9bfaed89

Dosa terbesar apa yang kita dapat lakukan? Kesombongan.

Kita harus berhati-hati dengan kesombongan.

Kesombongan dan tidak bersyukur adalah dosa yang mebuat iblis dibuang dari surga.

Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka. Dan rakyatnya bersorak membalasnya: “Ini suara allah dan bukan suara manusia!” Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing. | Kis. 12:21-23

Tuhan tidak mengambil nyawanya karena dia tamak atau melakukan tindakan imoral atau berbohong kepada orang-orang, tapi karena orang itu tidak bersyukur dan merasa dia melakukannya sendirian.

Kita merasa kita membangun usaha kita dengan kedua tangan kita. Siapa yang memberikan tangan kepada kita? Kita yang memikirkan ide untuk bisnis kita sampai berhasil. Siapa yang memberikan otak kepada kita? Kita yang berkeringat keras untuk keberhasilan kita. Siapa yang memberikan kita keringat?

Semua yang kita miliki adalah dari Tuhan. Jadi jangan pernah menyombongkan diri.

Kemampuan yang kita miliki juga adalah pemberian Tuhan.

Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. | Roma 1:21

Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama. | 2 Timotius 3:2

Orang-orang yang sombong adalah tanda akhir jaman.

Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya? | 1 Korintus 4:7


2. KITA BERHENTI MEMINTA TUHAN UNTUK PERTOLONGAN

Kita berhenti meminta Tuhan dalam doa. Tuhan menunggu kita untuk memanggilnya dan meminta bantuan kepada kita. Mintalah maka akan diberi. Ketuklah maka akan dibukakan. Kita tidak mendapat karena kita tidak meminta.

Tidak ada permintaan yang terlalu besar untuk Tuhan. Semua permintaan kepada Tuhan itu adalah kecil.

Ketika kita lupa Tuhan itu baik, doa kita menjadi biasa saja. Kita hanya mengeluarkan suara tapi tidak beriman. Kita tidak benar-benar meminta Tuhan untuk apapun.

Bagaimana kita bisa belajar percaya kepada Tuhan? Dengan meminta Tuhan dalam doa.

Semakin kita meminta dan Tuhan menjawab kebutuhan kita, semakin kita bertumbuh untuk percaya pada Tuhan.

child-jumping-into-arms-of-dad1

Inilah yang terjadi saat anak-anak percaya kepada orang tua.

  • Anak-anak mengenali kebutuhan yang tidak terpenuhi.
  • Anak-anak mengekspresikan kebutuhan mereka. Biasanya dengan menangis jika lapar atau marah dan lain-lain.
  • Orang tua memenuhi kebutuhan tersebut.
  • Anak-anak belajar mempercayai orang tua.

Kita mempelajari itu semasa pertumbuhan kita tiap tahunnya. Kita tahu kita akan diberi makan ketika menangis. Orang tua memenuhi kebutuhan kita dan kita semakin percaya pada orang tua kita.

Jika kita tidak sedang mengekspresikan kebutuhan kita pada Tuhan, kita tidak sedang belajar mempercayainya dan Tuhan bisa dipercaya.

Kapan terakhir kita menceritakan kebutuhan kita pada Tuhan? Minta dan tunggulah dengan sabar. Tunggu waktu Tuhan.

Tuhan jarang menjawab kebutuhan kita dengan cepat karena dia mau menguji iman kita. Kalau cepat, kita akan menjadi sangat egois dan sombong.

Semakin bertumbuh, kita semakin tahu apa perbedaan tidak dan belum saatnya. Setiap anak harus belajar tidak dan belum saatnya.

Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. | Ibrani 4:16

asking-for-help

Jawablah aku, ya TUHAN, sebab kasih setia-Mu baik, berpalinglah kepadaku menurut rahmat-Mu yang besar! | Mazmur 69:16

Kebaikan Tuhan tidak bergantung kepada kebaikan kita tapi pada kebaikan-nya. Tuhan juga baik kepada orang jahat. Mereka mendapat udara yang sama. Tapi rancangan Dia kepada orang yang percaya kepada-Nya adalah rancangan yang jauh lebih baik dan sempurna.


3. KITA BERHENTI PERCAYA TUHAN DALAM MASA SULIT

Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung. Aku berkata kepada TUHAN: “Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!” | Mazmur 16:1-2

Tidak ada yang baik bagi Daud selain Tuhan sendiri. Inilah yang seringkali terjadi kepada kita ketika jalan kita sudah buntu dan tidak ada lagi yang bisa kita harapkan. Kita berpaling kepada Tuhan yang menjadi solusi terakhir kita. Tapi kenapa tidak menjadikan Tuhan solusi pertama kita saat terjadi masalah?

Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan. | Roma 5:3

Dalam dalam kesulitan, Tuhan baik. Dia akan membawa kebaikan dalam kesulitan. Dia akan menggunakannya untuk meghasilkan karakter, kesabaran, dan harapan dalam hidup kita.

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. | Roma 8:28


4. KITA MENJADI PESIMIS AKAN MASA DEPAN

Kita kehilangan harapan karena harapan berdasar pada kebaikan Tuhan.

Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN! | Mazmur 27:13-14

Daud berharap pada Tuhan. Dia percaya akan melihat kebaikan Tuhan. Dia menunggu Tuhan walaupun tidak melihat jawabannya saat ini.

Jangan khawatir. Tuhan itu baik. Mintalah dan nantikanlah Tuhan.

Kita menjadi sangat terburu-buru sampai tidak memberi Tuhan waktu untuk menjawab kebutuhan kita.

Ketika kita membeli barang, apakah kita memberi Tuhan kesempatan untuk menjawab apakah kita membutuhkannya? Apakah Tuhan akan memberikan barang itu kepada kita? Seringkali tidak sehingga yang terjadi adalah kita beli dan beli sampai pengeluaran dan hutang membengkak.

Ketika kita sedang terburu-buru, kita berkata pada Tuhan bahwa kita mau menikah tapi kita tidak mau menunggu Tuhan untuk menyediakan? Biasanya kita hanya mau menunggu hati yang berdegup kencang seperti di drakor-drakor. Kita tidak menunggu jawaban Tuhan. Kita tidak sabar dengan penundaan. Kita mau sekarang. Yang terjadi kita jatuh dalam pilihan yang salah.

faith

Jika kita sedang menghadapi kekecewaan, keraguan, kesedihan, dan depresi saat ini; lakukanlah hal ini. Fokuskan diri kepada hal-hal yang Tuhan telah lakukan untuk kita. Hitung berkat kita daripada masalah kita. Fokuslah pada itu.

Harapan adalah mengantisipasi kebaikan Tuhan.

Jika Tuhan tidak baik maka tidak ada gunanya kita berharap. Fondasi dari harapan kita adalah kebaikan Tuhan. Kita punya masa depan karena kita berharap akan kebaikan Tuhan

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. | Yeremia 29:11

Tuhan punya rancangan untuk kita. Kita bisa melewatkan rancangan tersebut. Banyak orang yang melewatkannya. Tapi semakin kita mengerti akan kebaikan Tuhan, semakin kita berpengharapan.

grateful-lrg-1200x570-1

Tuhan akan melakukan kesembilan hal ini karena kebaikannya (Mazmur 23).

1. Karena Tuhan baik, Dia akan memenuhi kebutuhan kita saat kita khawatir.

TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. | Mazmur 23:1

2. Karena Tuhan baik, Dia akan mengajarkan kita untuk beristirahat saat kita stress.

Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang. | Mazmur 23:2

3. Karena Tuhan baik, Dia akan mengisi kekuatan kita saat kita kosong.

Ia menyegarkan jiwaku. | Mazmur 23:3a

4. Karena Tuhan baik, Dia akan membimbing kita saat kita bingung.

Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. | Mazmur 23:3b

5. Karena Tuhan baik, Dia akan berjalan bersama kita saat dalam kegelapan dan ketakutan.

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. | Mazmur 23:4a

6. Karena Tuhan baik, Dia akan melindungi kita saat kita merasa tidak aman.

Gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. | Mazmur 23:4b

7. Karena Tuhan baik, Dia akan menunjukkan kemurahan-Nya dalam hidup kita secara terbuka.

Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku. Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.| Mazmur 23:5

8. Karena Tuhan baik, Dia akan baik pada kita apapun yang terjadi.

Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku. | Mazmur 23:6a

9. Karena Tuhan baik, Dia akan membawa kita ke surga suatu hari nanti.

Dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa. | Mazmur 23:6b

Mazmur 23 membagikan tentang Tuhan sebagai gembala kita. Gembala kita adalah Yesus sendiri.

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya. | Yohanes 10:10-11


Jangan ragukan kebaikan Tuhan. Meyakini kebaikan Tuhan setiap saat tidak akan membuat rugi, tapi justru akan membawa kita kepada kebahagiaan sejati dan kemenangan.

Be blessed!

3 thoughts on “Apa Yang Terjadi Ketika Kita Meragukan Kebaikan Tuhan”
  1. Terimakasih untuk renungannya. Saya rindu akan kasih setia dari Tuhan. Saya mau dan Kita semua mau diberkati Tuhan. Amin!.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *